Please Be Mine – Vampire’s Love

hohoho~ annyeong all ^^

di edisi kali ini *ceilah aku mau ngejelasin semua yang bikin bingung. sebenernya kemaren malem itu juga FF ngebut banget, udah ngantuk, jadi ngelindur gitu. makanya ancur nya kebangetan. heheh~ disini aku bakal jelasin deh apa yang emang buat aku nge ganjel pas bacanya . gomawo ya yang udah komen :)

NO NC, JUST SKINSHIP

udahan deh omong-omong nya, keburu pada bosen. JEONGMAL MIANHAE yeorobun..^^

DON’T BE A SILENT READER !!!

#happy reading#

Ji Yeon’s POV

aku membuka mataku dengan perlahan. rasa pusing yang kurasa tadi malam sudah berkurang. malah sangat berkurang, aku merasa pagi ini aku merasa segar sekali, padahal hampir saja sebuah malapetaka terjadi. memikirkan itu, aku jadi ingin melihat ketiga sahabatku. dimana mereka ? ah, ini dikamar Ki ? ahahah~ akhirnya aku diperbolehkan masuk ke kamarnya juga ! kau tahu, selama ini-menurutku-Ki itu yang paling tertutup. entah kenapa, padahal dia yang paling cerewet diantara kami berempat . tapi jika sudah menyangkut tentang keluarga, dia akan menjadi orang paling diam, dan aku tidak pernah tahu apa yang terjadi dengan nya di masa lampau.

kamarnya berdominan warna pink. aku tak kaget, karena pink memanglah warna kesukaan darinya. bisa dipastikan karena seluruh barang yang dia punya, pink lebih dominan.

aku menyibakkan selimut yang membungkus tubuhku, lalu beranjak dari kasur. aneh, ini benar-benar aneh, padahal malam tadi aku sangat menggigil ketakutan. kau tahu ? aku hampir saja menjadi korban pemerkosaan di sebuah bar ! dan entah bagaimana ketiga sahabatku tahu, mereka semua menyelamatkan aku dari malapetaka yang hampir saja merenggut keperawananku. aish~ ngomong apa sih aku ini ? sudahlah, yang terpenting hari ini aku harus benar-benar berterimakasih pada mereka.

aku membuka pintu dengan pelan, tak bermaksud untuk membangunkan semua-nya. aku tahu mereka pasti masih tertidur. sebenarnya aku juga sering bangun siang, tapi entah kenapa pagi ini aku jadi lebih rajin daripada Amber yang biasanya membangunkan semua makhluk di apartemen ini dengan kecupan selamat pagi-nya. kkk~ aku jadi ingin tahu, apa malam tadi dia menjalankan rutinitasnya ? dia memang selalu begitu, aku pernah sekali bertanya tentang kebiasaan-nya mengecup kening kami, dan dia menjawab dengan enteng ‘aku cinta kalian’, dan jawaban nya itu membuatku tak bisa bertanya lagi. sepertinya dia sangat menganggap kami ini keluarga nya.

aku menemukan sosok taemin masih tertelungkup diatas sofa. aku mendekat, dan mengusak rambutnya gemas. aigoo~ namja ini selalu saja menggantikan posisi Amber, dan Amber selalu menggantikan posisi Taemin. Taemin yang seperti seorang yeoja jika sedang memasang wajah aegyo atau berlagak innocent, Amber yang selalu ingin dianggap sebagai seorang namja. mereka berdua sesungguhnya saling melengkapi (?)

aku tak punya keinginan untuk membangunkan Taemin sepagi ini, ngomong-ngomong tentang waktu, jam menunjukkan pukul 7 pagi. kami berangkat sekolah paling cepat jam 9, jadi masih ada waktu untuk berbenah dan menyiapkan sarapan. jangan bingung dengan jadwal sekolah kami, itu akan sangat berbeda. karena sebenarnya sekolah kamu adalah sekolah dengan status uang. jika kau mempunyai cukup uang untuk menentukan jam belajarmu, kau akan tenang. tapi jika kau seperti kami, kau harus senang dengan jadwal siang yang mengancam. biasanya siang adalah waktu yang pas untuk membuang waktu, dan kami-golongan tak berpunya- akan menghabiskan waktu dengan belajar. sangat membosankan !

aku melangkah menuju kamar Amber yang bersebrangan dengan kamar Ki. dua sejoli ini memang terlihat sangat serasi. Ki dengan kecantikan-nya, dan Amber dengan sifat protektif-nya. aku sering menemukan mereka sedang bercerita banyak hal, aku tidak kaget karena sesungguhnya Amber dan Ki adalah teman sejak kecil, maka wajar jika mereka terlihat lebih banyak meluangkan waktu berdua. jika aku merasa kesepian karena itu, namja aegyo yang sekarang masih tertidur itu akan menemaniku dengan cerita-cerita nya yang membuatku makin sayang padanya.

Taemin memang anak yang tidak diharapkan. ibunya tak menyukai anak laki-laki, ia berharap akan melahirkan anak perempuan. dan memang benar, didalam hasil USG, janin yang dikandung ibu Taemin adalah perempuan, tapi ketika lahir, yang ada malah Taemin yang berjenis kelamin laki-laki. itu membuat ibu taemin merasa marah dan kecewa, akibatnya Ibu taemin menitipkan taemin ke sebuah panti asuhan. aku tidak pernah menyangka kehidupan taemin akan begitu menyedihkan.

“omona~ dua anak ini… jinja ! membuatku iri saja !”

kataku sedikit terkejut dengan pemandangan di dalam kamar. terlihat bahwa Ki masih tertidur di pelukan Amber yang rasanya terlihat nyaman. aku menggelengkan kepalaku melihat pemandangan ini. apakah mereka sering tidur dengan posisi seperti ini ? ckckck, dasar ! persahabatan yang aneh ! Amber yang super protektif dengan Ki yang sepertinya mulai ada rasa dengan Taemin. kkkk~

akhirnya aku menyibukkan diriku dengan berbagai resep di dapur. aku memang sering menghabiskan waktuku di dapur dengan berbagai menu yang menurutku menarik. di apartemen ini, akulah juru masaknya. jangan tanya berapa level memasakku, yang jelas adalah masakanku lebih aman untuk dikonsumsi daripada milik ketiga sahabatku. jika Ki yang memasak, ia bukan hanya memasak, tapi juga mengotori segalanya. dapur akan berubah menjadi kapal pecah jika dia berada disana dengan jangka waktu yang lama. dan, jika Taemin, aku rasa bukan memasak, dia malah mengoceh terus menanyakan semua bahan yang harus dimasukkan, lalu step-step nya, dan itu terus terang membuatku akan terjun ke dapur juga, dan pada akhirnya akan aku yang melakukan-nya. Amber ? jangan tanya makhluk setengah jadi ini, jika dia diberi tugas memasak, hal yang pertama ia lakukan adalah memecahkan piring dan peralatan dapur lain nya. dan itu akan membuat uang kami terkuras makin tajam. jadi, akulah orang yang aman dengan masakan paling aman untuk dikonsumsi. hahaha

“Yeon-a~ kau sudah bangun, eh ? tumben sekali..”

suara berat Amber memutus konsentrasiku. aku menoleh ke belakang, dan mendapati Amber sudah terduduk manis dengan segaris senyum mengembang di wajahnya. aku menggelengkan kepala melihat akting sok cute-nya. dia kira, dia bisa lebih manis daripada taemin ? kalo lebiih jantan mungkin aku akan mengangkat jempolku. kkkk~

“tidak tahu. rasanya aku sangat segar sekali hari ini. oh ya, tentang kemarin malam–”

“ssst ! sudah, tidak perlu kau bahas lagi. kami tau kok.”

aku tersenyum mendengarnya. begitulah Amber, selalu bersikap dewasa di waktu yang tepat, selalu berhasil mencairkan suasana, dan selalu berhasil membuat orang tersenyum karena nya.

“mm~ terimakasih, Amber.”

“hahahaha.. tak perlu berterimakasih, kita kan sahabat, sudah semestinya kita begini, kan ?”

aku tersenyum lagi, mengangguk menyetujui perkataan-nya. lalu melanjutkan aktivitas memasakku.

~miyurik present~

Amber’s POV

“whoaa~ sekolah hari ini ramai sekali.. ada apa ya ?”

kata Ji Yeon saat kami semua menginjakkan kaki di sekolah. aku menatap sekeliling. benar, kenapa mendadak ramai begini ? seketika itu juga hawa mendadak panas, dan entah kenapa dadaku merasa sesak. aku meremas tangan Ji Yeon yang berada disampingku. ia kaget, lalu menatapku yang sedang membungkuk.

“hey, amber! gwenhanayo?”

aku tak dapat melihat wajah ketiga temanku lagi. yang aku butuhkan jelas satu, Ki.

tanpa aku minta pun Ki yang tadinya sudah berjalan lebih depan bersama Min tergopoh-gopoh meraih tanganku, ia memapahku pelan-pelan ke tepi sekolah.

ia mendudukkanku, lalu mengeratkan genggaman-nya di tanganku. rasa sesak itu sedikit demi sedikit memudar, tapi aku tahu sesuatu akan terjadi. sesuatu yang selama ini aku lupakan. sesuatu yang selama ini berhasil aku tutupi.

aku menggeleng keras. aku tak boleh memikirkan ini lagi, aku kini sudah berubah, aku sudah berubah. aku memandang Ki yang masih memasang wajah cemas seperti kedua teman yang lain. ya, aku tidak boleh mengingatnya lagi, tidak boleh. aku sudah punya mereka, dan aku tidak membutuhkan nya.

Ji Yeon’s POV

aku memandang Taemin dengan raut wajah bingung. sama seperti tatapan nya padaku. memang benar, ada sesuatu yang hanya mereka saja yang tahu. aku dan taemin tidak mengerti sesuatu yang membuat Amber merasa kesakitn seperti itu. yang kurasakan hanya hari ini aku merasa segar, sekolah sangat ramai, Amber kesakitan, Ki membantunya, dan Taemin yang mengedikkan bahunya tak mengerti.

“sepertinya dia murid baru. iya kan, noona ?”

taemin selalu saja memanggilku noona. padahal sebenarnya kita hanya berpaut beberapa bulan, tapi tak apalah. siapa pula yang akan mempermasalahkan ini.

aku menoleh mengikuti tatapan mata taemin. seorang namja tinggi, dengan sebuah topi merah bertengger di kepala-nya, jalan nya cepat, wajahnya menunduk, hingga aku tidak bisa melihat bagaimana rupa-nya.

setelah namja itu belok di tikungan pertama yang menuju ke kantor kepala sekolah, aku dan taemin berpandangan lagi. lalu sama-sama mengedikkan bahu tak peduli. memang, siapa yang peduli dengan murid baru ? hidup saja sudah susah, tak usahlah mengurusi urusan orang yang tak dikenal. tidak ada untungnya, pikirku.

aku kembali memasang raut wajah cemas kepada Amber.

“ayo masuk, sepertinya kita sudah terlambat.”

kata Amber dengn suara yang sudah mantap. aku berbalik menatap Ki, memohon agar ia bersedia menceritakan apa yang terjadi. tapi Ki hanya melontarkan senyum nya, dan menggeleng penuh arti. aku melengos, lalu mengikuti langkah kaki pasangan itu bersama taemin yang sudah menggenggam tanganku.

sudahlah, mungkin memang sebaiknya aku tak tahu. aku menoleh kesamping, mendapati taemin yang masih saja cuek dengan lollipop di mulutnya. kadang-kadang aku merasa namja itu sangat cuek dan dingin. ah, entahlah.

“noona, jangan merasa seperti itu. sahabat itu tidak harus mengetahui segalanya. biarkan saja mereka mempunyai rahasia. tapi jangan pernah memikirkan bahwa mereka sudah tidak menganggap kita lagi. mungkin jika kita tidak tahu, itu adalah hal terbaik.”

aku melongo mendengar perkataan namja aegyo satu ini.

“yaah.. memang, mungkin memang begitu. aku hanya merasa bahwa akulah yang paling tidak care pada kalian.”

ucapku sambil menunduk. taemin merangkul pundakku dengan ringan.

“tidak, ayo kita buat rahasia sendiri. aku akan mengatakan sesuatu yang sangat rahasia pada noona.”

kata-katanya membuatku sedikit penasaran. rahasia apa ? menurutku, taemin tipikal orang yang tidak mempunyai rahasia, dia selalu share apa saja dengan ku. lalu apa yang tidak aku ketahui ?

“apa ?”

“tapi noona jangan bilang-bilang yah, sekalipun pada Amber dan Ki noona ?”

“mmm~”

“aku suka pada Ki noona.”

bisiknya serius. seperdetik selanjutnya aku tertawa terbahak-bahak. ia merengut, lalu memalingkan wajahnya dengan menggembungkan kedua pipinya. aigoo~ neomu kyeopta !

“sudah puas menertawaiku ?”

aku kembali tertawa mendengar sindiran nya yang terdengar dewasa. aku balik merangkul pundaknya.

“kau tahu Min-goon. satu rahasia yang aku punya, bahwa sebenarnya aku sudah tahu kau menyukai Ki unnie.”

“jinjja ?”

“mm~ dan satu lagi, aku sudah tahu perasaan Ki unnie padamu.”

ia meremas tanganku dengan cukup kuat, lalu memandangku dengan penuh antusias. aku menahan tawaku, lalu kembali memasang wajah serius.

“kau mau tahu, mm ?”

“tentu saja ! ayolah noona~ beritahu akuu..”

“dia ituuuu… ehem, dia ituuuu..”

“KYAAAAA~ !!!!!”

jantungku seakan mencelos mendengar teriakan itu, aku merasa mendadak seperti mayat hidup. degup jantungku berhenti beberapa detik, aku menggigil. aku menoleh menatap taemin, ia masih memandangku dengan raut antusiasnya.

“dia itu apa, noona ?”

“yaa, Min-ah ! apa kau tak mendengar suara tadi ?”

tanyaku penasaran. mana mungkin dia bersikap biasa saja, padahal suara itu sungguh keras, walau terasa jauh, tapi aku merasa suara itu masih bersumber di gedung sekolah.

“suara apa ? yang aku dengar hanya suara noona ?”

seketika itu juga aku menepis tangan taemin dengan cepat, aku berlari mengikuti instingku yang saat itu sangat dominan. aku mengabaikan suara taemin yang memanggil ku. maafkan aku Min-ah..

~miyurik present~

“please be mine..”

sekarang, aku berada di loteng sekolah. sekolah ini berlantai 5, dan kini aku berada di lantai 6 yang merupakan loteng. dan satu lagi, dihadapanku sekarang ini ada sesosok orang yang tak ku kenal. disampingnya tergeletak seonggok mayat tanpa darah. aku tak tahu dia mati karena apa atau karena siapa. yang aku tahu hanyalah, dia Yonna, adik kelasku.

“please be mine..”

kata-kata itu lagi. sosok yang membelakangiku itu mengatakan sesuatu yang membuat romaku berdiri. aku merasa sangat mengenal orang dihadapanku, tapi jika aku memperhatikan nya lagi, aku sungguh-sungguh tak mempunyai kenala sepertinya !

“please be mine..”

ketiga kalinya ia mengulang perkataanya. tubuhku menegang, ia berbalik, menatapku dengan tatapan tajamnya yang menyihirku. aku seperti patung yang hanya bisa menatap matanya yang gelap.

ia bergerak mendekat padaku, lalu sedikit membungkuk agar menyejajarkan wajahnya dengan wajahku. aku merasa seperti bukan di dunia lagi. tatapan nya benar-benar menyihirku. hanya hatiku yang memberontak dengan situasi ini.

ia meraih daguku lembut, lalu mendekatkan wajahnya ke wajahku. saat aku merasa hembusan nafasnya yang dingin menerpa wajahku, terutama bibirku, aku memejamkan mataku d\secara refleks, aku tak ingin membayangkan atau bahkan melihat apa yang akan ia lakukan setelahnya.

sesuatu yang dingin menempel di bibirku, sedikit menghisap, kesadaranku pulih sempurna saat lidahnya mulai menyodok bibirku, aku memberontak, memukul dadanya dengan keras, berusaha menghentikan aktivitas menjijikkan nya.

tapi itu tidak banyak membantu, yang kurasakan hanyalah energiku yang makin merosot, aku menggelengkan kepalaku, berharap dengan itu, ia merasa terganggu dan menyudahinya. tapi sekarang ia meletakkan kedua tangan nya di kedua pipiku, menahan kepalaku agar tak bergerak mengganggunya.

saat kurasakan tak ada lagi harapan, tak ada lagi energi yang tersisa, sebuah suara yang kukenal menghentikan semuanya.

“kau tidak akan memiliki nya! hentikan, CHOI MINHO!”

Amber, dengan matanya yang berkilat-kilat menatap tajam kearah seorang namja di hadapanku ini. sosok itu mendongak, menghentikan aktivitasnya dengan cepat. lalu menghempaskanku dengan kasar ke lantai. aku pasrah, sungguh saat ini aku sudah tidak ada energi. di mataku hanya ada bayangan Amber dan sosok itu yang semakin mendekat, dan selanjutnya hanya gelap yang ada. aku tak merasakan apapun.

“selamat datang kembali ke dunia kita, chagi~”

to be continued….

kkk~ gimana part ini ? udah lebih panjang, vulgarnya udah berkurang sekali, dan lebih tertata. itu sih menurut aku, kkkk~ secara aku bikin ini 2 hari == , okey deh~ let’s RCL  biar aku tahu dimana letak kebingungan yeorobun semua. masih ada yang nge ganjel ? masih kurang greget ya ? hehehe, di next part nya aku usahain lebih greget lagi ya ^^

gomawo :D

About Miyuyu

crazzzzeh. weirdo. extraordinary. i'm not special, but i think i'm special for myself :3 LMAO

Posted on June 9, 2011, in Chapter, Friendship, Romantic and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 54 Comments.

  1. Msh tebece yaaa…?hwaaahhh..mkin seruu..ayoo thorr lnjut..

  2. lanni/kim soojin

    tbc…emang amber tau siapa minho????
    lanjut……

  3. niita minnizer

    aahhh..ini lnjutan ff yg sblum.x yaa..
    Hyaa..aku blon bca..
    Mlah kduluan yg nii..aigoo

    jiyeon*?* jd vampire kah?
    Agak nda ngerti..lalu..lalu..
    Minho ituu vampire yg pngen bwa jiyeon..

    Tpii..ntar aku koment lg klo udaa bca part sblum.x..hoho

  4. Udah sampe di sini masih belum mudeng..
    *oon akut*
    *bolakbalik*
    jadi kemarin itu yang di kamar si minho ama jiyeon?

  5. Kok amber tw minho seh? Apa jgn2 amber kyk minho seorg vampir jg???

  6. Satu kata….
    “g’ mudeng” hahahaha
    *kapan loe mudeng
    yg jelz q g’ paham, tp q paham”in… Ttp jha g’ paham, *ok stop kbnykan kata paham #dasar lola
    yasudlah ditunggu next ffnya… Mian klu g’ commnt geje *bow…
    #lg stres *curcol
    ^^

  7. jadi amber juga vampir?

    Aku masih bingun, sama jiyeon, dia gak tau minho? Kan ada adegan nc d part 1nya?

  8. Rada ga ngerti,tp keren deh thor
    btw,amber itu bukan manusia ya? #waswas

  9. dheaflamesminho

    masih di tunggu part selanjuta nya:DD

    fighting ^^

  10. klhtne ada somethng antara amber n minho. . . hhe. . .lanjutin chingu. . .

  11. loh bukannya di part 1 ayahnya minho marah karena minho udah ngehamilin manusia kan…????
    apa ini masih flashback atau gimana….??
    masih belum mudeng deh…

  12. ayoo next part.a akuuu blm ngertii mslah.a TT

  13. lah itu kok amber bilang ‘slamat datang kembali, chagi’
    jadi dulu amber itu pacarnya minhokah ?
    Tapi skarang minho malah cinta sama jiyeon ?

    Wah, authornya bikin penasaran nih ..
    Pengen baca next part nya ..
    Authornya keren nih, lanjut ya ..

  14. gantung admin….
    nih crta x flashback ato gmn sih… pan’ d’awal-awal kt.x tuh cwe hamil.. trus d’sni Minho bru ttp muka*wlupun udh prnh nc’n* tp kn bru kmrn mlm x mrka nc’n…. tp aq ska ama karakter vampire.KYAAAAAAAAAAAA…. lanjutttttttt

  15. amber ma minho ada hubungan apa?
    knapa amber tiba2 sakit gitu ditempat ramai?
    masih banyak teka-tekinya🙂
    ditunggu jawabannya di part2 selanjutnya 🙂

  16. ahhh….
    pnasaran…
    kok amber bs tw minho sich?

    ayo thor lanjut critanya jgn lama2…

  17. aku blm terlalu ngrti nih huhu
    *poor me

  18. bagus ciii….
    tapi aku bingung baca’a….
    hehehehee

  19. Wew… Si menong >”<
    itu ambernya vampire juga ya?
    Lanjut thor lanjut *semangat 45*

  20. tebese ? ditunggu thor cerita selanjutnya^^

  21. dsni udh agk ngerti sdikit deh,,,
    lnjut yah biar tmbh ngerti aq hehehehe

  22. hueeehh lagi asik2nya si Amber ganggu
    #plaakk
    hahahaa

    kurang panjang chingu critanya
    hehehee

  23. Ini lnjutanx yach….
    kpkir minho ska sm jiyeon tpi koq manggil amber chagi???

  24. iii… bikin penasaran , deh ….

  25. eehh minho nakal haha #ditabok.
    bikin penasaran lanjutanya kaya gmana hihihi.

  26. luvsiwongminkyu

    wah… Jgn2 amber vampir jg ya?? Dy lgsg ksakitan krn mdeteksi ada hawa ke vampiran(?) slain dirinya ya…hohohoho….
    Jiyeon msh ngerasa perawan pdhl dah dimainin minho… Kasian bgt… Psti syok klu dah tw ntr hahahaha…
    T’nyta msh tbc jg… Ayo lnjtin thor….

  27. kya’a seru nih . . .
    Tak sbr dgan klanjatn’a
    leh msh bingung bl0n ngerti
    haha

  28. Satu kata : penasaran tingkat akut,,,,
    Aq msh krg ngerti crtanya chiinn,,,
    Minho suka sama jiyeon, trus amber apkah jg sjenis ma minho, vampire jg kah?

  29. Q mch bingung ama jalan crita.na , tp jujur q suka n trtarik walopun mch agak bingung .

  30. Eh oennie,
    kmrn kan si cwek merobek baju’a tuh . . Truz emang bngun’a gak telanjang kah ? Emang capa yg pakek’n baju >,<?

  31. Aku sudah mengerti alur ceritanya…. keren… baca lanjutannya aaah🙂

  32. MinjiJJangTheBestCouple

    Lanjut y thoorrr…….. jg n lm2 updetx…….
    alx,,q mze d glumuti(?) dgn rsa pnsran………..
    oogghh y annyeong thorr…….., q new readers….

  33. ah authorny pinter, rcl nya pas bag seru. lnjutin lg yg bkn greget.hehe

  34. Nigalin jejak dulu yah min

  35. thor….next part jaeballlllllllll

    crtanya bkin pnasaran dech…..

  36. Jadi amber vampire jg?
    Trus sejarah amber ma minho ma ki hubnya apaa?
    Si taem bsa ma mrka gmna??
    Pnsran ._.

  37. lanjutinnnn!! penasaraann nih!!!😀

  38. Omo~
    aku bru bca,chingu ksih aku urtan ksahnya dong..hhe

  39. cma mau ksh saran ajah,d bnding ma yg part 1 ni jauh lbh baek tp mian q msh blum terlalu ngeh dg crita’e min,alur’na mundur yah?jd at part slnjt’na mga lbh bgs lg,tp scr kselurhn udah bgs kok,lnjtkan

  40. rada gak mudeng soal yg hamil itu ..
    jadi yang hamil itu berarti ji yoen ya ??
    kok ji yoen nya masih blm sadar dia hamil -__-

  41. bagussssssss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: