~ My Love Is Full Of Jealousy ~

Title:

My Love Is Full Of Jealousy

Author:

S_Reika

Cast:

Jung Yun Ho ‘n Kim Reika

Cameo:

Kim Jae Joong and Lee Yeonri

Genre:

Romance, NC21+, A little SM >_< (So warning for children under 17)

Attention:

Author still has not experienced in these matters. So do not be so negative why the author could write this. Many roads can make it without having to practice it directly. If you want to criticize, flaming or bashing, just do it in here. Do not talk behind me, coz I will know it. Don’t forget to RCL it..


A/N:

Annyeong readers…

FF pertama yang di’post ma author S_Reika…

Mian kalau kurang seru atau hot sama sala pengetikan ya..

NB: Yang pernah baca ini, memang FF ini udah di’publish di Notes FB’q, jadi aq bukan plagiat karena ini memang FF’q sendiri kok…

Juga di bawah 17 kalau baca ini, tanggung sendiri ya akibat’nya…

Pray before read it…

~ Happy reading…

~Author POV~

“Prannngggg…” tiba – tiba terdengar suara piring dan gelas yang terjatuh.

“Jwesonghamnida…” ucap seorang yeoja pada tamu di sana dan segera berjongkok untuk membersihkan pecahan piring dan gelas.

Dari arah belakang terdengar suara langkah kaki.

“Oow… Mati aku!” batin yeoja itu kemudian lalu segera memejamkan matanya menerima semua omelan yang akan diterimanya sebentar lagi.

“Kim Reika…” terdengar suara bass namja yang sangat khas di telinga yeoja yang bernama Reika itu.

Perlahan – lahan yeoja itu menoleh ke belakangnya dan memperlihatkan senyuman yang sangat dipaksakan.

“Hmm… Yun Ho-ssi!” sahut Reika.

“Haaah…” terdengar suara helaan nafas dari namja bernama Yun Ho itu dan..

“SUDAH BERAPA KALI KAU MEMECAHKAN PIRING DI CAFÉ INI!!! APA KAU INGIN DIPECAT!!!” teriak Yun Ho garang, dan untungnya saat itu café telah kosong karena memang sudah hampir jam tutup café tersebut.

“Jwesonghamnida…” ucap Reika dan tanpa sadar ditekannya pecahan kaca yang dipegang olehnya hingga tangannya terluka.

“Argh…” desah Rei merasakan jari tanganya yang perih.

Darah segar pun menetes dari jarinya. Yun Ho yang melihat hal itu segera meraih tangan Reika dan menghisap darah yang keluar dari jarinya. Reika tersentak dengan perbuatan Yun Ho dan segera menarik tangannya dengan wajah yang mendadak merah seperti tomat.

“Jwesonghamnida Yun Ho-ssi lain kali saya akan hati – hati, jadi jangan pecat saya ya…” seru Reika segera setelah menarik tangannya.

“Ye~ ye~ tapi kemarikan tanganmu agar bisa kuobati.” Sahut Yun Ho melembutkan suaranya.

“Gwenchanayo… Biar nanti di rumah kuobati saja.” Tolak Reika.

“Ck… Keras kepala sekali sih, sudah kemarikan!” seru Yun Ho lalu menarik tangan Reika dan mengajaknya untuk duduk di salah satu meja café.

Lalu Yun Ho mencari kotak P3K agar bisa mengobati jari Reika.

“Kasar banget sih jadi orang!” gerutu Reika.

Yun Ho lalu kembali membawa kotak P3K dan mengobati luka Reika.

“Tapi kalau begini dia benar-benar tampan dan baik.” Batin Reika menatap Yun Ho yang sedang mengobati lukanya.

“Nah sudah selesai.” Seru Yun Ho.

“Eh.. Gomawo Yun Ho-ssi..” ujar Reika.

“Ye~ Oh ya sudah berapa kali diberitahu panggil saja Yun Ho!” seru Yun Ho.

“Tapi kan anda boss di sini!” ujar Reika.

“Aishh… sudahlah tutup cafenya saja sekarang!” seru Yun Ho.

“Ne~” jawab Reika.

Lalu Reika pun pergi mengganti papan café yang bbertuliskan “OPEN ” menjadi “CLOSE”. Setelah selesai Reika pun bersiap pulang.

“Yun Ho-ssi aku pulang dulu ya!” seru Reika.

“Tunggu.. Biar aku mengantarmu!” sahut Yun Ho.

“Eh… Tidak perlu, apartementku dekat dari sini kok.” Tolak Reika.

“Bawel.. biar aku antar!” seru Yun Ho.

Reika pun hanya bisa pasrah menuruti Yun Ho, ditunggunya Yun Ho sampai mengunci café.

“Kajja…” ujar Yun setelah selesai mengunci pintu café dan menuju ke mobilnya.

Dari belakang Reika mengikuti Yun Ho dengan perasaan yang tidak menentu antara senang dan juga sungkan.

==

Seperti biasa hari-hari Reika selalu berada di café kecuali hari Minggu yang di mana café libur pada hari Minggu. Tapi Reika bersyukur karena hari Minggu dia mendapat libur karena, tepat saja dia harus menemani seseorang untuk berjalan-jalan.

“Rei-ah.. mau ke mana kita habis ini?” tanya namja yang sedang digandeng Reika.

“Hmm.. terserah oppa saja, tapi oppa aku haus nih!” ujar Reika.

“Baiklah biar oppa beli minuman dulu ya. Titip HP oppa…” Sahut namja itu.

“Ok.. Aku tunggu di taman sana ya, oppa!” seru Reika..

“Ne~” jawab namja itu.

Reika lalu berjalan ke seberang menuju taman yang dimaksud. 5 menit dia menunggu kedatangan namja itu sampai tiba-tiba sebuah SMS masuk. Dengan iseng dibukanya SMS itu dan betapa terkejutnya dia membaca SMS itu.

From: Yeonri Honey

“Chagi besok kita jadi pergi kan? Besok kan kamu masih belum masuk kerja, jadi temani aku ya! Kau sudah berjanji.. Love You… ~Muachh~”

Betapa terkejutnya Reika membaca SMS itu dan saat yang sama seorang namja melewati taman itu. Namja itu melihat Reika yang sendirian dan saat hendak menghampiri Reika, ada seorang namja yang mendahuluinya.

“Rei-ah.. mianhae lama ya?” tanya namja itu.

Reika langsung menutup HP namja itu dan tersenyum kaku.

“Aniyo..” jawabnya.

“Nih…” ujar namja itu menyerahkan sekaleng minuman.

“Gomawo oppa…” ucap Reika sambil tersenyum.

“Kau ini seperti dengan siapa aja sih?” ujar namja itu.

“Hehehehe.. Oh ya, Oppa… Ada SMS tadi, tapi gak sengaja aku tekan.” Seru Reika.

Segera namja itu mengambil HP-nya dan melihat SMS itu. Wajah namja itu terlihat senang dan Reika hanya menatap sinis ke namja itu.

“Nugu?” tanya Reika.

“Ani… cuman teman kok.” Jawab namja itu.

“Huu…” Reika mendengus.

“Hahahaha.. Kau cemburu ya baby?” tanya namja itu.

“Jangan panggil aku dengan sebutan itu! Sirrheo…” omel Reika.

“Hahahaha… Arra.. arrra…” sahut namja itu sambil mengacak-acak rambut Reika.

“Oppa…” seru Reika hendak memukul kepala namja itu, namun dengan cepat namja itu berlari dan terjadilah kejar-kejaran antara dua orang itu.

Hingga kahirnya Reika menabrak seseorang dan langsung saja dia menunduk minta maaf.

“Mianhae…” seru Reika lalu menegakkan tubuhnya.

“Ehh…” betapa terkejutnya saat melihat siapa orang yang ditabraknya.

“Ikut aku…” seru namja itu.

Tanpa menunggu jawaban Reika namja itu menarik tangan Reika dan dari belakang namja yang bersama Reika berteriak memanggil mereka berdua, namun tidak digubris oleh namja yang menarik Reika.

“Yaa… Yun Ho-ssi sakit!” seru Reika mencoba melepas pegangan namja yang ternyata adalah Yun Ho.

Tapi oleh Yun Ho tidak diabaikan seruan Reika. Di pikirannya saat ini hanya ada satu hal yang harus dilakukannya, yaitu membawa Reika ke sebuah tempat.

==

Saat sampai di café, tempat yang di maksud olehnya langsung saja Yun Ho membawa Reika masuk dan menariknya masuk ke dalam ruangan Yun Ho, yang bisa disebut kamar tidurnya di café itu dan mengunci pintunya.

“Mau apa …” belum sempat Reika melanjutkan ucapannya, Yun Ho mengambil sebuah tali dan mengikat tangan Reika di tiang yang berada di kamar itu. *nah lho kok ada tiang di kamar, pikir aja sendiri ya*

“A-apa yang kau..“ ucapan Reika terputus seketika saat Yun Ho mencium bibirnya.

Yun Ho mencium bibir Reika begitu dalam. Sementara bibirnya berusaha menjelajahi seluruh ruang di mulut Reika, kedua tangannya pun meremas dada Reika. Hingga Reika pun mendesah tanpa sadar dan membuka mulutnya. Tidak menyia-nyiakan itu segera dimasukkan lidahnya ke dalam mulut Reika. Namun Reika segera tersadar dari ciuman panas dan basah Yun Ho dan memalingkan wajahnya. Reika berusaha melepaskan ikatan tangannya, namun ikatan itu begitu kuat sehingga membuat usaha Reika sia-sia belaka.

Yun Ho pun menatap penampilan Reika saat ini. Kemeja putih yang agak ketat dan transparan yang menunjukkan kemben hitamnya dan juga rok mini berwarna merah yang dikenakannya. Belum pernah sekalipun Yun Ho melihat Reika memakai baju se’sexy itu *ya iyalha, masa kerja mau pake baju begitu? Kalo kerja di club baru deh…*. Terlihat sebuah smirk dari wajah Yun Ho saat itu juga.

“Aku tidak pernah sama sekali melihat penampilanmu seperti ini, tapi kenapa kepada namja yang sepertinya baru kulihat itu kau sudah berani memakai pakaian seperti ini!” kata Yun Ho sambil menelusuri setiap jengkal wajah dan tubuh Reika.

“Ti..tidak…!! Hentikan! Apa yang akan kau lakukan!” seru Reika berusaha menendang Yun Ho agar menjauh darinya.

Tapi Yun Ho berhasil menghindar dan menangkap kaki Reika.

“Apa yang akan kulakukan akan segera kau ketahui. Jika kamu tidak suka aku memulai dari atas seperti tadi, biar aku mulai dari bawah.” Ucap Yun Ho.

Kemudian Yun Ho berlutut dan dia menahan kaki Reika dengan kedua lutunya hingga Reika tidak dapat bergerak sedikitpun.

Secara perlahan Yun Ho menurunkan resleting rok yang dikenakan Reika, lalu membukanya bersamaan dengan celana dalam milik Reika.

“Ja..jangan.. Hen..ti..kan ini sem..mua..” isak Reika yang mulai menangis.

Sesaat Yun Ho sempat menghentikan aktifitasnya, tapi begitu mengingat betapa mesranya Reika dengan pria tadi membuat Yun Ho kembali melakukan aktifitasnya.

“Hentikan? Bisa saja itu terjadi, tapi saat semuanya usai!” ujar Yun Ho, lalu mulai bermain di Miss V Reika dengan lidahnya.

“A..ah.. Hen..tih..ah..kan…” desah Reika walau masih memiliki kesadaran.

Mendengar desahan Reika, Yun Ho semakin menikmati permainannya itu.

Selang beberapa saat, Reika pun memejamkan matanya hanya bisa pasrah dengan perlakuan Yun Ho saat itu. Merasa Reika mulai pasrah, Yun Ho pun mulai memainkan jarinya di Miss V Reika. Awalnya hanya mengelus-elus Miss V Reika. Tapi kemudian Yun Ho mulai memasukkan jari telunjuknya ke dalam Miss V Reika.

“Aaah…!” Reika berteriak kesakitan.

“Renggangkan kakimu dan nikmatilah ini semua.” perintah Yun Ho sambil membuka kaki Reika lebih lebar.

Kini jari telunjuk Yun Ho bermain di dalam Miss V Reika.

“Aaaah…” Reika terus mendesah karena perbuatan Yun Ho.

Semakin terangsang mendengar desahan Reika, Yun Ho ikut memasukkan jari tengahnya. Kedua jari Yun Ho bergerak keluar masuk Miss V Reika. Yun Ho mengadah, menatap wajah Reika yang mulai terangsang.

Yun Ho pun berdiri dengan jarinya tetap bermain di Miss V Reika. Yun Ho mencium bibir Reika yang daritadi mengeluarkan desahan. Jarinya bermain semakin kasar saat dia menambahkan satu jari lagi ke dalam Miss V Reika dan cepat mengeluar masukkannya di Miss V Reika. Reika hanya mengernyit kesakitan sambil merintih saat tiga jari Yun Ho merasuki Miss V-nya.

Yun Ho menghiraukan rintihan Reika dan menciumi leher Reika, meninggalkan bekas merah di lehernya.

“Sa..sakit..” rintih Reika.

Air mata mengalir lagi dari sudut matanya. Sedangkan Yun Ho tetap mengeluar masukkan jarinya di Miss V Reika dan menjilati air mata Reika. Setelah mulai terbiasa, Reika mulai merasakan kenikmatan dan kembali mendesah.

Yun Ho menciumi leher Reika sambil terus bermain di Miss V Reika. Kemudian akhirnya dia melepaskan jerinya dari Miss V Reika.

Perlahan di buka kacing kemeja Reika dan Yun Ho meremas kedua payudara Reika masih dengan kemben hitam yang tersisa di tubuh Reika. Tidak tahan dengan itu semua dilepasnya kemben milik Reika dan Yun Ho mulai bermain dengan nipplenya. Yun Ho mendekatkan wajahnya ke payudara Reika. Reika menatap Yun Ho dengan tatapan memohon. Namun hanya dibalas oleh sebuah senyuman dari Yun Ho, kemudian Yun Ho mulai menjilati payudara Reika.

“Uurgh..ah..” Reika mendesah nikmat.

Refleks Reika memegang tiang dibelakangnya dan Yun Ho menghisap sekitar nipple Reika sambil meninggalkan bekas merah. Tanpa disadari Reika, Yun Ho menurunkan tangan kirinya mengelus perutnya, kemudian tanpa pemberitahuan langsung memasukkan ketiga jarinya lagi ke dalam Miss V Reika.

“Argh…” Reika menjerit keras.

Yun Ho semakin bernafsu mengeluarkan masukkan jarinya. Dengan bibirnya Yun Ho menyadari nafas Reika mulai tidak teratur.

“Ah..!” meski Reika menjerit kesakitan, Yun Ho tetap menghisap kuat nipple Reika dan memainkan Miss V Reika dengan kasar.

Nafas Reika semakin tidak teratur. Desahan dan jeritannya memenuhi kamar. Hingga akhirnya, Yun Ho melepaskan bibirnya dari nipple Reika dan jarinya dari Miss V Reika.

Lalu Yun Ho melepas ikatan Reika, tubuh Reika langsung jatuh seketika karena lemas. Sebelum sempat terjatuh Yun Ho menahan dan membawanya ke tempat tidur. Yun Ho menjatuhkan tubuh Reika di atas tempat tidur. Reika hanya bisa pasrah setelah dipermainkan oleh Yun Ho, nafasnya masih tidak teratur.

Yun Ho langsung melepas pakaian dan celana yang dikenakannya, terlihat juniornya yang sudah tegang. Reika mencoba untuk bangkit, tapi dia segera diserang oleh ciuman Yun Ho. Yun Ho menciumnya lagi dengan panas. Keringat memenuhi tubuh mereka berdua, tubuh Yun Ho terasa licin di atas tubuh Reika.

Ketika Reika sedang menikmati ciuman Yun Ho, Yun Ho melepaskan ciumannya. Dihalaunya rambut yang menutupi wajah Reika akibat permainannya tadi. Reika menatap Yun Ho dengan tatapan memohon menghentikan semua itu, tapi tidak igubris oleh Yun Ho. Kemudian tangan Yun Ho mengelus lagi dada Reika.

“Tubuhmu menginginkanku!” bisik Yun Ho tepat di telinga Reika sambil menelusuri tubuh Reika.

Lalu tangan kanannya memegang tangan Reika dan menyentuhkan tangan Reika di tubuhnya yang kekar, “Begitu pula dengan tubuhku yang menginginkanmu!” bisik Yun Ho lagi.

“Jadi ini semua tidak akan usai sampai tubuh kita terpuaskan!” ucap Yun Ho dan tepat saat jari tangan kirinya berhenti di Miss V Reika.

“Buat aku agar lebih ingin untuk merasukimu.” bisik Yun Ho di telinga Reika.

“MWO?!” Reika bingung dengan apa yang diucapkan oleh Yun Ho.

Yun Ho lalu bersandar pada dinding dan berkata, “Lakukan apa yang tadi aku lakukan padamu.” jelas Yun Ho.

Reika menelan ludahnya dan menatap junior Yun Ho yang telah tegang dan besar. Yun Ho pun menatap Reika dan menunggu servis darinya.

Reika merasakan tubuhnya panas akibat ditatap oleh Yun Ho. Tanpa disadarinya dia begitu menginginkan sentuhan Yun Ho, lebih dari itu dia juga ingin menyentuh Yun Ho. Dengan perlahan, Reika merangkak ke arah Yun Ho. Dia membungkuk dan mulai mengulum junior Yun Ho.

“Hmm..ya..begitu..” Yun Ho mendesah nikmat.

Reika menjilati junior Yun Ho perlahan.

“Lebih cepat lagi chagi…” desak Yun H.

Reika mengeluar masukkan junior Yun Ho ke dalam mulutnya dan bergerak lebih cepat.

“Good girl…” ucap Yun Ho mengelus rambut Reika.

Selang beberapa lama Yun Ho menarik Reika, menjauhkannya dari junior miliknya. Kemudian dia tidur telentang. Reika menatapnya dengan bingung.

“Berbaliklah!” perintah Yun Ho.

Reika menurutinya dan berbalik. Tanpa disuruh dua kali, Reika kembali mengulum junior Yun Ho. Sementara Yun Ho menjilati Miss V Raera.

“Mmm..aah…” Reika semakin terangsang untuk mengulum junior Yun Ho.

Dia mengeluar masukkan junior Yun Ho hingga junior Yun Ho semakin tegang.

“Argh..!” Reika menjerit ketika Yun Ho lagi-lagi memasukkan ketiga jarinya ke dalam Miss V miliknya.

“Sa..kit.. Yun Ho-ssi!” bisik Reika.

Tapi Yun Ho tidak menghiraukannya dan malah semakin memainkan Miss V Reika. Untuk mengalihkan rasa sakitnya Reika mengulum junior Yun Ho semakin kuat, dan menggunakan kedua tangannya untuk membantunya mengocok junior Yun Ho. Yun Ho semakin terangsang dan semakin cepat mengeluar masukkan jarinya.

“Aah..!” bersamaan dengan pekikan kesakitan Reika sebuah cairan putih kental keluar dari junior Yun Ho.

Yun Ho menarik nafas lega, Reika pun berpikir bahwa ini sudah berakhir. Tapi ternyata Yun Ho melanjutkan gerakannya dan membuat Reika merasa semakin terangsang. Reika menunduk dan hanya bisa memegang junior Yun Ho tanpa dapat melakukan apapun lagi. Kini dia benar-benar sudah terlalu terangsang.

“Yun Ho-ssi…” Reika berusaha untuk mengucapkan sesuatu di sela-sela deru nafasnya yang tidak teratur.

“Hmm?” gumam Yun Ho.

Jari-jari Yun Ho masih begitu ahli bermain di Miss V Reika.

“Ada yang..” ucap Reika kembali terputus ketika dia merasa semakin terangsang.

“Ada yang?” goda Yun Ho yang sebenarnya mengerti apa yang dimaksud Reika.

“Ada yang ing..in..ke..” dengan susah payah Reika berusaha menyelesaikan ucapannya.

“Ke..kelu..ar..” bisik Reika perlahan.

Yun Ho tersenyum dan berkata, “Kalau begitu, keluarkan saja!” Yun Ho pun semakin mempercepat gerakannya.

“Aah..aah..aah…” Reika hanya bisa mendesah dan merasakan kenikmatan.

Hingga akhirnya tubuhnya mengejang dan dari Miss V-nya keluar cairan putih yang langsung membasahi tangan dan wajah Yun Ho. Yun Ho mengeluarkan jarinya dan menjilati cairan itu.

Reika pun ambruk di sebelah Yun Ho. Dia berusaha untuk bernafas, tapi sepertinya Yun Ho sama sekali tidak memberinya kesempatan untuk bernafas ataupun beristirahat. Kembali Yun Ho menindih tubuhnya dan mencium bibirnya, membuat Reika bertanya-tanya, “Apa ini semua masih belum cukup?”

Yun Ho menggesekkan juniornya ke Miss V Reika. Melihat ekspresi Reika yang kembali terangsang, Yun Ho tersenyum penuh kemenangan.

Yun Ho menjilati leher Reika meninggalkan bekas-bekas merah di sekitar lehernya. Seluruh tubuh Reika tidak ada yang luput dari tanda yang diberikan Yun Ho. Reika hanya bisa mendesah sambil mengelus rambut dan punggung Yun Ho yang berkeringat. Yun Ho menjilat payudara Reika, sementara tangannya memainkan nipple Reika.

“Apa namja itu pernah memperlakukanmu seperti ini?” tanya Yun Ho.

“Aah.. dia…” belum selesai Reika menyelesaikan ucapannya. Seperti sebelumnya, Yun Ho kembali bermain kasar dengan kedua payudara Reika.

Perlakuannya membuat Reika menancapkan kukunya ke punggung Yun Ho. Kembali, rintihan dan desahan Reika terdengar. Dengan Miss V-nya, Reika dapat merasakan junior Yun Ho menegang.

Yun Ho menggigit nipple Reika sementara tangannya mencubit nipple Reika.

“Aargh!” Reika semakin dalam menancapkan kukunya.

Dia tidak lagi mengeluhkan sakit, karena dia tahu Yun Ho tidak akan mendengar semua keluhannya, karena itu dia hanya bisa menjerit dan mendesah.

Akhirnya setelah puas Yun Ho melepaskan payudara Reika. Dia menatap Reika yang tersengal dan berkeringat. Yun Ho melebarkan kaki Reika menaruh salah satu kakinya ke bahunya dan bersiap memasukkan juniornya ke dalam Miss V Reika. Ketika baru kepala juniornya yang masuk. Reika menahan pundak Yun Ho.

“Sa..sakit…” ucap Reika sambil menggelengkan kepalanya.

Yun Ho dapat melihat air mata kembali keluar dari sudut mata Reika.

Yun Ho lalu menggenggam tangan Reika dan menciumnya, kemudian dia menjilat kembali air mata Reika.

“Mianhaeyo.. Rasakanlah ini semua, awalnya memang sakit tapi nanti kau akan menikmatinya.” setelah berkata seperti itu, Yun Ho kembali memasukkan juniornya.

“Aaaarggghhhh…..!” Reika hanya bisa menjerit dan mencakar sprei tempat tidur saat merasakan sakit yang teramat sangat pada Miss V-nya yang dimasukki benda yang besar.

Yun Ho pun menyentakkan juniornya agar dapat masuk seluruhnya ke dalam Miss V Reika. Ketika seluruh juniornya masuk, Yun Ho menghentikan gerakannya. Dia menunggu hingga Reika sedikit tenang.

“Aah… punyamu sungguh sempit sekali.” Desah Yun Ho.

Reika hanya diam menahan sakitnya dan menenangkan dirinya dengan membuang muka tidak mau menatap Yun Ho, air mata masih tetap mengalir dari sudut matanya membasahi pipinya.

“Kenapa kau memalingkan wajahmu? Tatap aku! Aku ingin melihat raut wajahmu yang akan terpuaskan.” kata Yun Ho lembut sambil menghapus air mata Reika.

“A..aniyo..” balas Reika terisak.

“Tatap aku dan pikirkan aku!” kali ini Yun Ho memaksa Reika agar menatapnya, dia memegang kedua pipi Reika agar menatapnya.

Reika pun menatap Yun Ho dengan kedua matanya yang masih basah akan air mata.

“Saranghaeyo…” bisik Yun Ho sambil mencium kening Reika dan menekan juniornya.

Setelah mengatakan itu, dia memulai gerakannya untuk merasuki Reika. Dimaju mundurkan juniornya keluar masuk ke dalam Miss V Reika.

“Yun-ah..” desah Reika tanpa sadar memanggil nama Yun Ho.

Mendengar desahan Reika yang menyebut namanya, membuat Yun Ho semakin bernafsu.

“Panggil aku seperti itu lagi chagi..” bisik Yun Ho.

“Yun-ah..” desah Reika menuruti Yun Ho.

Yun Ho pun mempercepat gerakannya dan menciumi bibir Reika sambil terus bergerak maju mundur.

“Yun-ah.. namja itu bukan seperti yang kau pikirkan. Dia… AAARRGHH…”

Yun Ho menekan juniornya cukup keras saat mendengar Reika menyebut namja itu.

“Aku tidak ingin kau memikirkan namja lain saat berhubungan denganku!” bisik Yun Ho yang memaju mundurkan juniornya dengan kasar.

Reika pun diam dan hanya bisa mendesah menerima seluruh perlakuan Yun Ho yang terus menyiksa dirinya, namun siksaan itu begitu nikmat.

Mereka terus melakukan itu hingga akhirnya..

“A..aku tidak tahan lagi Yun-ah…” desah Reika.

“Tahan sebentar kita keluarkan bersama!” balas Yun Ho.

Yun Ho pun terus mempercepat gerakannya.

“Sebentar lagi chagi..” Yun Ho memejamkan matanya menikmati seluruh kenikmatan yang dialaminya.

Sudah sangat amat terangsang, Reika mengangguk patuh. Yun Ho yang melihat itu pun tersenyum. Yun Ho semakin kencang memaju mundurkan juniornya ke dalam Miss V Reika, hingga tubuhnya menegang dan ..

“Kita keluarkan bersama sekarang chagi.. Aku sam..pai…aaahh…” seru Yun Ho bertepatan dengan keluarnya cairan spermanya, begitu pula dengan Reika yang sudah tidak kuat untuk menahannya.

Junior Yun Ho memuncratkan spermanya sangat banyak hingga Miss V Reika tidak muat untuk menampungnya. Sperma Yun Ho pun sedikit keluar dari Miss V Reika mengenai sprei tempat tidur itu bercampur dengan darah keperawanan Reika.

“Kau masih..” bisik Yun Ho terkejut melihat darah yang mengalir keluar bersama spermanya itu.

Reika hanya bisa diam dan menangisi keperawanannya telah direnggt secara paksa, tanpa alasan yang jelas.

Melihat Reika yang seperti itu, Yun Ho menjatuhkan tubuhnya ke atas Reika dan mengecup pipi gadis itu.

“Gomawo untuk semuanya..Kau selamanya adalah milikku dan tidak akan kubiarkan kau dekat dengan namja lain. Jika sekali lagi aku melihatnu bersama namja lain, kejadian tadi akan terulang dan lebih lagi yang akan kau rasakan.” bisik Yun Ho sambil menarik Reika dalam pelukannya.

Reika tidak menjawab ucapan Yun Ho, dia terus menangis hingga akhirnya dia tertidur dalam pelukan Yun Ho, begitu juga Yun Ho yang tertidur dengan posisi juniornya yang masih ada di dalam Miss V Reika.

==

Esok paginya Yun Ho terbangun dan dia mencari Reika di seluruh penjuru kamar itu. Namun hasilnya nihil.

“Aissh… Pabo…apa dia pulang dan tidak akan kembali? Tidak ada pesan sedikitpun darinya, tahu seperti itu kuikat terus saja dia!” batin Yun Ho tanpa dosa.

Yun Ho lalu segera masuk ke kamar mandi yang berada di kamar itu. *tuh kamar café apa hotel coba?? #author bingung sendiri* dan membersihkan tubuhnya yang terasa begitu lengket akibat semalam.

==

Di tempat lain Reika yang terbangun pagi-pagi buta tadi dan meninggalkan Yun Ho, sambil kembali terus menangis begitu sampai di kamarnya itu.

“Tok..tok..tok..” terdengar suara pintu kamarnya diketuk.

“Rei-ah.. apa kau sudah bangun?” terdengar suara namja di luar sana.

Reika pun menghapus air matanya dan dengan suara yang agak dibuat-buat dia pun menjawab dengan suara seraknya yang sebenarnya habis menangis, “Ne~ oppa! Aku baru saja bangun.”

“Ow.. Kemarin jam berapa kau pulang dan siapa namja yang menarik dan membawamu pergi begitu saja kemarin?” tanya namja itu lagi yang ternyata adalah Jae Joong, oppa Reika yang baru saja pulang setelah 5 tahun berada di Jepang.

“Aku mau mandi oppa!” seru Reika mengalihkan perhatian.

“Hmm.. ya sudah kalau gak mau bilang. Cepat mandi sana sebentar lagi kamu harus kerja kan!” seru Jae Joong.

Reika pun tersentak karena baru ingat kalau ini sudah hari Senin dan dia bimbang apa dia masih harus bekerja di sana setelah apa yang diperbuat Yun Ho padanya.

Dengan ragu Reika menjawab, “Ne~”

Setelah itu dia pun menuju kamar mandi dan membersihakan tubuhnya yang telah ternoda itu. Reika benar-benar tidak habis pikir apa yang membuat Yun Ho melakukan hal itu padanya.. Memang diakui Reika, dia menyimpan sedikit rasa pada Yun Ho. Tapi dia juga tidak menginginkan semua kejadian itu.

“Apa dia benar-benar menyukaiku?” tanya Reika dalam hatinya.

==

“Oppa.. aku turun di sini saja ya. Aku mau mapir dulu ke tempat lain.” Ujar Reika pada Jae Joong yang ingin mengantar dongsaeng’nya ini ke café tempat dia bekerja.

“Ya sudah oppa tunggu saja.” Sahut Jae Joong.

“Andwae oppa.. aku..” Reika bingung harus berkata apa pada oppanya, sebenarnya dia takut jika Yun ho melihat Reika bersama Jae Joong yang walau sebenarnya dia adalah oppanya. Entah kenapa dia benar-benar tidak mau Yun Ho melihat Jae Joong.

“Kau kenapa?” tanya Jae Joong menyadarkan Reika.

“Aku agak lama oppa, jadi aku gak mau oppa terlambat menemui Yeonri. Hari ini oppa ada janji dengannya kan?” jawab Reika yang tepat sasaran.

“Hahaha.. Tau saja kamu ini oppa ada janji sama Yeonri.” Seru Jae Joong mengacak-acak rambut Reika.

“Aku kan membaca SMS oppa kemarin waktu oppa membeli minuman.” Sahut Reika sambil tersenyum jahil.

“Yaa.. Kau…” belum sempat Jae Joong melanjutkan kalimatnya, Reika mencium pipinya dan segera keluar dari mobil.

“Sudah sana oppa… Nanti Yeonri digoda namja lain lho! Annyeong oppa..” ucap Reika sebelum menutup pintu.

Jae Joong lalu membuka kaca jendelanya.

“Ya sudah kalau begitu, hati-hati ya dan jangan sampai terlambat. Bukankah boss-mu begitu galak, nanti kau dipecat lagi!” ujar Jae Joong.

“Baguslah kalau aku dipecat sekarang oppa.” Ucap Reika perlahan.

“Mwo? Apa yang kau bilang?” tanya Jae Joong tidak mendengar ucapan Reika.

“Ani.. Sudah sana oppa nanti oppa yang terlambat lho…” usir Reika.

“Ne~ dongsaeng bawel annyeong..” seru Jae Joong lalu menjalankan mobilnya.

“Yaa.. oppa..” teriak Reika yang tidak terdengar Jae Joong karena dia telah mejauh.

Melihat mobil Jae Joong yang menjauh, Reika pun menarik nafas lega. Dia pun berjalan menuju café dengan perasaan yang kembali kacau balau. Dan tanpa disadarinya kejadian tadi dilihat oleh seorang namja yang telah meremas kaleng minuman yang dipegangnya dan pergi terlebih dahulu sebelum ketahuan.

==

Saat sampai di depan café, Reika menarik nafas panjang. Dilihatnya tulisan “OPEN” telah tertempel. Diipikirnya sudah ada staff lain yang datang. Dipegangnya gagang pintu café itu, lalu dibukanya pintu itu.

“Criing…” suara bel pintu berbunyi.

Dilihatnya sekitar café masih begitu sepi.

“Apa semua masih bersiap di ruang staff ya? Biasa kan begitu..” tanya Reika dalam hati.

Reika lalu berjalan menuju ruang staff, belum sampai ke ruang staff yang berada di belakang. Tangannya ditarik oleh seseorang dan tubuhnya langsung saja dihempaskan ke meja minuman.

Betapa terkejutnya dia melihat siapa yang menarik tangannya, wajahnya pucat seketika.

“Yun Ho-ssi..” ucap Reika ketakutan yang melihat mata Yun Ho penuh amarah.

“Apa kau lupa dengan apa yang kukatakan semalam chagi?” tanya Yun Ho dengan penuh amarah.

“A..aku.. tadi hanya…”

“Hanya apa? Bermesraan dan mencium pipi namja itu lagi!” seru Yun Ho yang mulai kehilangan akal sehatnya langsung menarik ke atas rok kerja yang dipakai Reika dan menurunkan celana dalamnya sebatas lutut, setelah itu dia pun membuka resleting celana miliknya dan dikeluarkan juniornya yang masih belum sepenuhnya tegang.

Yun Ho pun membalikkan tubuh Reika dan memasukkan juniornya secara langsung dari belakang ke dalam Miss V Reika tanpa pemanasan.

“Aaarghh…” rintih Reika yang tersentak akibat serangan mendadak yang diberikan oleh Yun Ho.

“Sakit Yun Ho-ssi…” keluh Reika dan mengeluarkan air mata lagi.

“Ini hukuman karena kau tidak menuruti ucapanku. Baru saja beberapa jam lalu kau kuberitahu, tapi beberapa menit lalu kau berulah. Di café ini sekarang hanya ada kita berdua, seluruh staff telah kuberitahu kalau café ini libur.” Seru Yun Ho sambil menyodokkan juniornya untuk masuk ke dalam Miss V Reika yang entah kenapa masih saja sempit.

“Tapi café sudah buka, bagaimana jika tiba-tiba ada tamu? Dan juga tadi itu..”

“Biarkan saja ada tamu yang masuk dan melihat kita seperti ini. Justru itu akan membuktikkan kalau kau hanya milikku. Dan aku tidak mau mendengar semua alasanmu!” seru Yun Ho terus menghujamkan juniornya lebih dalam lagi.

“Yun Ho-ssi.. aku mohon…” isak Reika.

Namun tetap tidak didengar Yun Ho. Yun Ho terus saja memaju mundurkan juniornya dari belakang.

Semakin lama Reika pun kembali terangsang dan mengeluarkan desahannya.

“Aaahh..” Reika langsung saja menutup mulutnya begitu dia mengeluarkan desahan.

“Kenapa kau tutupi mulutmu? Biarkan desahanmu terdengar di café ini.” Seru Yun Ho menarik tangan Reika dan memenjarakannya ke belakang.

“Aku mohon..aaahh…” Reika berusaha untuk memohon.

Namun Yun Ho benar-benar tidak menanggapi ucapan Reika, dia terus menikmati untuk merasuki Reika lebih dalam lagi.

Dari luar terdengar suara dua orang.

“Chagi.. kita minum di café ini saja ya?” terdengar suara seorang namja yang telah bersiap membuka pintu cafe.

Reika langsung saja tersentak dan memberanikan diri untuk membalikkan kepalanya dan menatap Yun Ho untuk memohon menghentikan ini semua. Tapi tatapan Reika benar-benar tidak mempan untuk Yun Ho saat ini yang dipenuhi emosi. Dalam pikirannya biarkan semua orang melihat mereka saat ini dan menurutnya Reika pasti tidak akan macam-macam lagi.

“Aigoo chagi.. Aku kan mau masak sarapan di rumahmu, kenapa kita malah ke café sih!” terdengar suara yeoja mengomel.

“Ah ya.. aku lupa kalau hari ini kamu mau memasak. Ya sudah kalau begitu kita pulang saja ke rumah sekarang.” Sahut namja itu lalu melepas pegangan pintu dan pergi bersama yeojanya.

Terlihat Reika begitu lega karena kedua orang itu tidak jadi masuk. Namun tidak dengan Yun Ho. Semakin kasar dia mengeluar masukkan juniornya ke dalam Miss V Reika dan semakin keras pula Reika mendesah. Hingga tidak beberapa lama Reika orgasme untuk pertama kalinya pagi ini. Tubuh Reika langsung melemas dan tidak kuat menahan lagi, namun dari belakang Yun Ho menopang tubuh Reika dan terus melakukan aktifitas paginya.

Tak lama kemudian juga Yun Ho mencapai klimaks dan mengeluarkan spermanya di dalam Reika. Reika pun terengah-engah di atas meja dan di belakangnya Yun Ho telah mengeluarkan juniornya. Yun Ho berjalan sebentar ke depan pintu café dan membalik papan yang bertuliskan “OPEN” menjadi “CLOSE”. Setelah itu Yun Ho kembali, menggendong Reika dan membawanya ke ruangan kemarin, yang untuk pertama kalinya keperawanan Reika direnggut secara paksa oleh Yun Ho.

Sesampainya di kamar itu, direbahkannya tubuh Reika dan Yun Ho kembali melumat bibir Reika. Dilepasnya seluruh pakaian Reika dan pakaiannya, masih terlihat jelas tanda yang masih sangat merah dan biru di seluruh tubuh Reika. Yun Ho pun menyeringai dan melanjutkan aksinya seharian di dalam kamar itu tanpa keluar sedikitpun *pikirin aja tuh lanjutannya sendiri ya, panas dingin lagi nih kalau nulis NC*.

==

Selama hampir seminggu penuh Reika selalu ke café bekerja tidak seperti biasanya. Setelah hari di mana Yun Ho melakukan lagi perbuatannya, pernah Reika tidak datang-datang ke café. Sampai akhirnya Yun Ho nekad pergi ke apartement Reika dan memaksa Reika untuk melakukan hal itu lagi. Beruntungnya Yun Ho, di saat dia datang Jae Joong pasti telah pergi kerja dan itu merupakan neraka bagi Reika.Setelah kedatangan Yun Ho ke rumah, Reika menurut untuk tetap datang, karena juga Reika takut kalau Jae Joong pulang dan melihat apa yang dilakukan Yun Ho padanya. Reika tidak mau Jae Joong malah jadinya akan membunuh Yun Ho jika mengetahui apa yang terjadi padanya, hingga sampai saat ini Reika tetap tutup mulut.

Perasaan Reika pada Yun Ho benar-benar hancur sudah, yang ada hanya kebencian akan tindakan Yun Ho. Tapi tidak dengan Yun Ho, walau di akhirnya dia menyesal. Namun entah kenapa dia tidak bisa menghentikan itu semua, tubuh Reika telah benar-benar bagai candu untuknya dan perasaan yang dimilikinya pada Reika semakin besar. Yun Ho benar-benar mencintai Reika dan bukan hanya memanfaatkan tubuh Reika untuk kepuasannya semata.

Sudah berulang kali Yun Ho menyatakan perasaannya, tapi berulang kali pula Reika tidak mau mempercayainya lagi.

Hingga akhirnya pada hari Minggu, yang di mana memang café Yun Ho libur pada hari Minggu *aneh banget, justru minggu rame-ramenya nih malah tutup*. Yun Ho dalam perjalanan berkunjung ke rumah Reika. Pikirannya saat ini dia hanya benar-benar ingin berkunjung seperti biasa namjachingu yang mengunjungi yeojachingu-nya, walau sesungguhnya tubuhnya juga perlu kehangatan dari Reika dan juga Reika tidak menganggap dirinya yeojachingu Yun Ho melainkan budak pelampiasan nafsu Yun Ho. Namun hari ini Yun Ho benar-benar hanya akan berkunjung karena hari ini merupakan hari yang penting untuknya dia tidak ingin membuat Reika menangis dan melakukan hal itu pada Reika secara paksa seperti biasa.

==

Sesampainya Yun Ho di lobby apartement Reika, betapa terkejutnya Yun Ho melihat sesosok namja yang dikenalnya walau dia tidak tahu siapa namja itu. Ya namja itu adalah Kim Jae Joong, oppa Reika yang sampai saat ini Yun Ho belum mengetahuinya. Emosi Yun Ho kembali memuncak, di pikirannya pasti namja itu menginap di tempat Reika. Saat Yun Ho akan mendekat untuk menghajar namja itu, langkahnya terhenti saat melihat seorang yeoja yang menghampiri nnamja itu.

“Oppa.. kau ini pasti cemburu ya aku dekat dengan Reika!” seru yeoja itu menggandeng Jae Joong dengan manja.

“Huu…” balas Jae Joong.

“Aigoo… namjachingu-ku cemburu sama dongsaengnya sendiri!” ledek yeoja itu.

“Yaa… Yeonri-ah… Kamu nih kukenalin sama Reika bukan buat nyuekkin aku tau, tapi buat mengenal dongsaeng kesayanganku itu!” seru Jae Joong pada yeoja yang bernama Yeonri itu.

“Ck oppa..oppa.. Maklum saja napa? Ini kan biar kita lebih dekat aja.” Omel Yeonri.

“Tapi kan masa daritadi aku dicuekin. Hikss…” Jae Joong mendramatisir.

“Aigoo… cup..cup..cup.. naega namjachingu kok jadi cengeng begini.” Ledek Yeonri lagi.

“Popo…” manja Jae Joong.

“Eh.. Ini di depan umum lho, oppa..” tolak Yeonri.

“Ya sudah kalau gak mau, hari ini kita gak jadi kencan. Aku kencan ma Jun Su dan Yoo Chun aja deh!” ngambek Jae Joong sambil mengeluarkan ponselnya.

Tiba-tiba…

“Cup…” Yeonri mencium pipi Jae Joong.

“Sudah kan? Sekarang kita pergi kencan! Kajja..” ajak Yeonri sambil menarik Jae Joong.

Tapi saat itu Jae Joong tidak bergeming sedikitpun.

“Wae??” tanya Yeonri yang mulai kesal.

“Kisseu..” ujar Jae Joong menunjuk bibirnya.

“Yaa… dikasih hati minta jantung. Andwae.. Ini di depan umum, kalau mau di kamar aja!” omel Yeonri.

“Jinjja?? Kalau begitu kita kencan saja di kamarmu hari ini. Kajja…” seru Jae Joong menarik tangan Yeonri dan berjalan dengan semangat ’45.

Yun Ho yang melihat dan mendengar semua itu tiba-tiba merasa bersalah pada Reika. Emosinya menguap entah ke mana. Saat ini yang ada di pikirannya adalah minta maaf pada Reika karena telah salah paham selama ini dan benar-benar berharap Reika menjadi yeojachingunya.

Segera Yun Ho menekan lift dan masuk ke dalam begitu lift terbuka, ditekannya angka 15 dan dengan tidak sabar Yun Ho ingin bertemu Reika. Sesampainya di lantai 15, segera Yun Ho menuju satu pintu yang berada di pojok yang merupakan apartement Reika. Diketuknya pintu itu dan terdengar bunyi pintu terbuka..

“Wae oppa?? Katanya mau kencan, ini kok sudah kembali lagi!” ujar Reika sambil membuka pintu.

Betapa terkejutnya Reika saat melihat siapa yang ada di depannya saat ini. Refleks dia menutup pintu, namun dengan sigap Yun Ho menahannya dengan tangannya.

“Aku mohon Yun Ho-ssi jangan sakiti aku lagi, aku benar-benar tersiksa. Namja yang selama ini kau pikir namjachingu-ku sebenarnya adalah oppa-ku yang baru pulang dari Jepang. Jadi aku mohon jangan sakiti aku lagi.” seru Reika sambil berusaha menutup pintu, mengabaikan tangan Yun Ho yang menahan pintu.

“Aku tahu itu semua Rei-ah.. Aku baru benar-benar sadar, ini semua salahku. Aku mohon buka pintunya dan dengarkan aku.” Ujar Yun Ho.

Reika tetap kukuh untuk tidak bertemu Yun Ho, tanpa pikir panjang Yun Ho pun mendorong cukup keras pintu itu tapi berusaha tidak membuat Reika terjatuh. Dan usahanya itupun berhasil. Langsung saja Yun Ho masuk ke dalam dan menutup pintu, Reika yang berusaha berlari ke kamarnya di tahan oleh Yun Ho.

Langsung saja Yun Ho mendekap tubuh Reika.

“Aku mohon lepaskan aku Yun Ho-ssi..” berontak Reika yang telah mengeluarkan air matanya.

“Mianhae… aku mohon maafkan aku! Aku benar-benar bodoh karena tidak mau mendengarkanmu dan malah memaksamu untuk melakukan itu. Mianhae…” ucap Yun Ho sambil berusaha menenangkan Reika.

Tubuh Reika mulai berhenti berontak. Perlahan Yun Ho menyentuh dagu Reika dan mendekatkan bibirnya pada bibir Reika.

“ANDWAE…” seru Reika mendorong tubuh Yun Ho dna langsung terduduk dan menekuk lututnya dan menangis.

“Sebegitu bencinya kah kamu padaku?” tanya Yun Ho yang melihat sikap Reika padanya.

Tidak ada jawaban dari Reika, dia hanya menangis tanpa mau menatap Yun Ho.

“Aku tahu mungkin sekarang sudah terlambat untuk mengetahui semuanya. Tapi aku benar-benar minta maaf.” Ucap Yun Ho lalu berjongkok hendak menyentuh Reika dna mendekapnya ke dalam pelukannya.

Namun dilihatnya tubuh Reika yang gemetar dan membuatnya mengurungkan niatnya.

“Sekarang aku tidak tahu harus mengucapkan apa. Aku benar-benar mencintaimu Rei-ah, aku cemburu melihatmu bersama namja lain. Aku melakukan itu semua untuk menjadikanmu milikku selamanya, bukan namja lain. Kau sudah seperti candu untukku, jadi susah rasanya untuk tidak menyentuhmu. Aku benar-benar gila karenamu! Saat ini aku kemari hanya ingin mendengar apa kau memiliki rasa untukku dan apa kau mau menjadi pendampingku selamanya? Apa kau pernah memiliki sedikit saja perasaan padaku yang egois, pencemburu dan overprotective ini? Awalnya aku memiliki kepercayaan diri bahwa kau memiliki sedikit perasaan yang sama untukku, walau semua kejadian itu. Tapi sekarang aku benar-benar kalah dan merasa kalau aku ini orang bodoh yang hanya memaksakan kehendakku. Aku benar-benar egois.” Jelas Yun Ho.

“Rei-ah…” panggil Yun Ho lembut.

Diangkatnya wajahnya menatap Yun Ho. Terlihat Yun Ho tersenyum miris melihat ketakutan Reika gara-gara dia. Yun Ho memberanikan diri untuk mendekat dan memeluk hangat tubuh Reika. Entah mengapa pelukannya kali ini begitu terasa berbeda. Di genggamnya tangan Reika. Yun Ho merasakan ketakutan dari tubuh Reika.

“Sepertinya aku sudah tahu jawabanmu! Mulai sekarang aku akan menghilang dari hadapanmu dan tidak akan berusaha mengganggumu. Kau bebas Rei-ah.. KAu tidak akan pernah bertemu dengan Jung Yun Ho yang sangat brengsek ini.” Ujar Yun Ho.

“Ucapan terakhir yang akan kuucapkan padamu! Saranghae Kim Reika… Jeongmal saranghae… Aku tidak akan bisa hidup tanpamu, tapi aku akan berusaha. Mungkin kita bukan jodoh di kehidupan ini, aku akan selalu mencintaimu yeongwohni…” ucap Yun Ho lalu mengecup bibir Reika sekilas dan langsung keluar dari apartement Reika.

Reika yang masih terdiam tanpa disadari memegang bibirnya yang baru saja dikecup Yun Ho. Terasa berbeda dari biasanya, kecupannya kali ini penuh dengan kehangatan dan cinta. Tiba-tiba matanya menatap sebuah benda berkilau di lantai yang ternyata adalah sebuah kalung yang berbandul Y<3R. Diambilnya kalung itu, sejenak dia berpikir dan mencerna semua perkataan Yun Ho.

“Apa kau memiliki rasa untukku dan apa kau mau berpikir untuk menjadi pendampingku selamanya?” kata-kata itu terngiang kembali di pikirannya.

“Semua itu merupakan keinginanku dulu.” Ujar Reika perlahan.

Dihilangkannya kabut kebencian yang sebenarnya menutupi perasaannya yang sesungguhnya pada Yun Ho.

“Nado saranghae..” ujar Reika perlahan.

Sekarang Reika benar-benar sadar kalau dia benar-benar mencintai Yun Ho, air matanya mengalir lagi. Kembali dia teringat ucapan terakhir Yun Ho yang berkata kalau dia akan menghilang selamanya. Segera diambilnya kalung yang terjatuh itu dan Reika pun berlari keluar apartementnya.

Di pikirannya saat ini adalah Jung Yun Ho yang merupakan orang yang snagat dicintainya, entah apa yang telah dilakukan Yun Ho. Tapi rasa itu masih tetap ada untuk Jung Yun Ho.

Dia menekan lift, namun karena tidak sabar segera dia turun menggunakan tangga darurat. Pikirannya benar-benar penuh dengan Yun Ho. Dengan susah payah bahkan sempat terkilir di lantai 5, Reika tetap berusaha untuk mengejar Yun Ho. Sesampainya dia di lantai bawah, dicarinya ke segala penjuru. Tapi sosok yang ingin ditemuinya tidak terlihat. Segera dia berlari keluar dan menuju satu tempat.

“Café.. Ya café…” itulah yang ada di pikirannya saat ini.

Reika yakin kalau Yun Ho berada di sana. Tanpa membuang waktu lagi segera dia berlari menuju café.

Sesampainya di depan café, dia yakin kalau Yun Ho ada di dalam. Diambilnya kunci duplikat yang dimilikinya dan dengan perlahan di bukanya pintu café itu dengan hati-hati tanpa menimbulkan suara.

Reika pun masuk ke dalam dan dilihatnya ke seluruh penjuru café. Hanya ada satu kata yang dapat terucap di tempat itu “SEPI”. Namun Reika melangkahkan kakinya pada sebuah ruangan, dibukanya pintu ruangan itu dan terlihat sesosok namja yang menyandarkan dirinya dan memejamkan matanya di tempat tidur. Namja itu tidak menyadari kalau ada orang lain selain dirinya di dalam situ.

Reika perlahan mendekati tempat tidur yang ditiduri namja itu. Dibelainya rambut namja itu dan digenggamnya tanya namja itu. Merasa ada seseorang yang menyentuhnya namja itu membuka matanya dan betapa terkejutnya dia mendapati Reika berada di hadapannya.

“Rei..” seru namja itu langsung terbangun dan terduduk.

“Wae? Kenapa kamu kemari?” tanya namja itu.

“Ssstt…” Reika menaruh jari telunjuknya tepat di bibir namja itu dan perlahan Reika duduk di hadapan namja itu.

Didekatinya namja itu dan saat itu juga Reika mengecup sesaat bibir namja itu. Namja itu hanya membelalakkan matanya menerima perlakuan Reika. Reika yang menyadari namja itu terdiam lalu tersenyum simpul.

“Nado saranghae Jung Yun Ho~” ucap Reika lembut tepat di hadapan Yun Ho.

Namja itu yang ternyata adalah Yun Ho benar-benar terkejut. Kembali lagi Reika mengecup bibir namja itu agak lama. Saat Reika melepas ciumannya masih tidak ada reaksi dari Yun Ho. Reika pun merasa sia-sia menyusul Yun Ho dan mengungkapkan perasaannya, langsung saja dia berdiri dan hendak keluar dari ruangan itu. Namun saat hendak melangkah sebuah tangan menahannya dan menjatuhkannya ke tempat tidur itu.

“Katakn sekali lagi apa yang baru kau ucapkan dan pertanggung jawabkan tindakanmu tadi!” bisik Yun Ho.

“Tidak ada siaran ulang!” ujar Reika berusaha untuk bangkit.

Namun ditahan oleh Yun Ho.

“Kalau begitu tunjukkan saja dengan tindakan CHAGI.” Bisik Yun Ho mesra lalu mencium bibir Reika.

Sambil berciuman Yun Ho berusaha melepaskan pakaian yang dikenakan Reika. Namun ditahan oleh Reika..

“Mianhae..” ujar Reika.

“For??” tanya Yun Ho.

“Semua penolakanku.” Jawab Yun Ho.

“Seharusnya aku yang minta maaf chagi sudah memaksamu.” Sahut Yun Ho lalu mencium bibir Reika lagi.

“Chagi..” panggil Yun Ho sambil tetap dalam posisi berciuman.

“Hmm..” sahut Reika menikmati ciuman Yun Ho.

“Kau tahu hari ini hari apa??” tanya Yun Ho melepas ciuman.

“Eh.. hari ini hari tersialku karena harus mengejar seseorang hingga kakiku harus terkilir dan juga..”

“Mwo! Kau terkilir kenapa bisa begitu?” tanya Yun Ho yang khawatir sambil meraih kaki Reika dan memutus kalimat Reika.

“Yaa… dengarkan aku sampai selesai!” seru Reika.

“Wae?? Kakimu lebih penting daripada ucapanmu!” seru Yun Ho mengabaikan omelan Reika dan hendak keluar mengambil kompres.

Namun dengan sigap Reika menarik Yun Ho, Yun Ho pun oleng dan terjatuh di tempat tidur. Segera Reika menindih tubuh Yun Ho.

“Dengarkan aku sampai selesai.” Ujar Reika.

Yun Ho hanya terdiam melihat sikap Reika yang berubah 180 derajat.

“Dan juga hari ini merupakan hari yang penting untuk chagiya’ku. Saengil chukkae chagi..” ucap Reika lalu mencium Yun Ho.

Yun Ho pun membalas ciuman Reika, namun tidak berapa lama dia melepas ciuman itu dan berdiri.

“Walau begitu kakimu tak boleh dibiarkan, lihat tuh sudah bengkak.” Ujar Yun Ho lalu berjalan keluar ruangan.

Reika yang kesal dengan Yun Ho pun memancing Yun Ho sebelum keluar dari ruangan itu.

“Kau mau mencicipi hadiahnya sekarang atau tidak akan ada hadiah lagi setelah kau keluar dari ruangan ini?” tawar Reika yang berhasil membuat Yun Ho berhenti.

Yun Ho pun membalikkan badannya dan melihat Reika yang tersenyum licik.

“Hmm.. Akan kuambil hadiah itu sekarang sambil mengobati kakimu!” seru Yun Ho lalu kembali menuju ke arah Reika dan langsung saja Yun Ho menggendong tubuh Reika dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi.

“Yaa… Kau.. eehmm…mm…” teriak Reika yang langsung dibungkam Yun Ho.

Mau lanjutannya?? Lanjutin sendiri aja ya…

Wkwkwkwk…

XDD

~End~

Hahahaha…

Kurang kan ya??? Mian ya kalau banyak kesalahan…

Kalau mau bashing jangan di FF ini, tapi ke author’nya aja ya…

Mau kritik boleh.. Gak dilarang kok…

TT_TT

Met ketemu di next FF ya…

Pray after read this FF…

^^

RCL…

Jangan lupakan tiga kata ini…

OK…

About ♫Rei21-nie♥YunSiHan♥

♫ My nampyeon are ♫ ♥ Yun Ho ♥ ♥ Si Won ♥ ♥ Han Geng ♥

Posted on March 16, 2011, in NC21+, Oneshoot, Romantic and tagged , . Bookmark the permalink. 77 Comments.

  1. hua!! panas panas panas panas!
    huh hah huh hah
    gila dah…
    bacanya nyampe keringet dingin nih….

  2. hot bgt!!! *kipas2* kren2 lanjut thor!!!!🙂

  3. sesak napas sumpah punassss bgt…..
    udah end tuh kaga ada lanjutan na…..plakkkk

  4. Hahaha…
    Gk deh…
    Udh brp ronde jg tuh…
    Buat’x dah panas dingin semalaman…
    >_<

  5. ya. .yunho. .sadis dech perlakuan’mu ama reika. .
    Tp chukkae. . Yunho udh jd namjachingu reika, dan tdk ada perlakuan ksar lg. .dr yunho

  6. asstajim,
    malem2 baca yadong ..
    o.O

    yunho oppa ..
    daebak !!!!
    -,-V

  7. yaa….
    jadi penasaran nih yang di kamar mandinya…,
    kenapa ngga dilanjutin???

  8. OMOO
    DAEBAK!
    Hot bgt thor
    asek wkwjwk
    keren
    yunppa ganas uy
    pengen dong~*digaplok wonppa

  9. yejung sarange yesung

    hot…

  10. lind' shin ichi

    yun ho kacaaaauuuuuuuu
    maksa orag bngt,,,
    Ksain khan reika’a,,,,ckckck

    Tpi yg pas di cafe yg hmpir ada plangan mw msuk itu bagian yg bikin tegang,,,,klo pelangan’a msuk gmana tuch?????

    Ko gk da lnjutan’a????
    Yg d kmar mandi bleh jga tuch,,,,
    #otak yadong mode on#

  11. WOAH!
    awalnya sih pngen BGT tuh nendang si yun ho , bodoh bgt sih si yunnie😄
    tapi lama”, makin seru .

    FIGHTING !^^

  12. waw waw waw
    aduh panas dingin baca ff ini .
    two thumbs up buat authornya, kuat bgt nulis ff ini .
    aku lg coba nulis ff nc tp ditengah jalan ga kuat hahaha caranya gmana yaa ? ckckck

  13. OMG o.o *lap mimisan* yunho yg polos gitu jd beringas T.T
    aku mau jadi reika *digeplak author*😄

  14. lanjutin min buat ff nc.a yah hehehehehe

  15. Panaaaasss……Udah pake AC mode Swing masih aja panas…
    Bikinin yang sungmin dong,pliiiis……

  16. hah hah hah..sesek bacana#tepar
    banjir banjir xD

  17. woww… Nice xDD
    imaginya jadi Lebih kalo Main kasar(?) xD

    Like This :))

  18. nyanyi lagunya wonder girl’s it’s so hot hot….hahahay

  19. wuih, beronde2 tuh ‘mainnya’ kgk cpek ?

    akhirnya.. chukkae yunho oppa .😀

  20. sadis bnr yunho,tapi endingnya so sweet hehehehe….

  21. joowooners topers

    huaahhhh…..nie ff hot bgt dah….saya suka karakter couple ini,ga sia2 yun hoo jahat,itu jga krna dia cinta sama tu cewe…..
    sifat melindungi yang khas sekali….saya suka nc seperti ini wlaupun nie nc ga halal😀

  22. Critax keren,baxk dialogx jdi lbh bgus walaupun ada slh ktik sdkit….

  23. admin, jadi panas nich padahal abiz ujan. yun ho, klo cinta jgn gtu dong…,:))

  24. Aish hot banget >.<
    wah nanyangka yunho oppa bisa sekejam itu ckck tapi ahirnya nyadar juga seh rei nya haha😀

  25. Ih si appa jahat iiihh~
    kalo aku jadi si appa aku malu daaa . Kyahaha xD
    bu author, ini cuma oneshot ?
    Lanjutin lagi lah buuuuu~ ff nya hot banget . Kyuna sukaaaa . Hehehe xD

  26. Gomawo dah baca ya all…
    ^^

    Kalo masalah lanjut gk’x…
    Ntar dl deh…
    Hehehehe…😄

  27. Park Yeong Min

    aigo yunho kejamnya .. tapi pertamanya doang si. ahahahah daebak admin🙂 jangan diganti ya admin pwnya, kan aku comment ehhehe.. kalo mau ganti kasihtau aku ya . eheheh🙂

  28. Yunho kejam lah. Masa cemburu meuni smpe harus gitu?? –‘ tp suka banget sama ending nya!! Lanjut dooong nc nya~ kan udah sama2 mau dan saling mencintai wkwkwkwk bukan semata nafsunya si abang yunho :p

  29. whaaaa
    nc hot bnr
    yun parah bgt maksa reika ampe ky gt
    hehe
    kshn bgt reika
    tp untungny akhrny yu sdr
    share more
    gomawo^^

  30. Yah si yunho ganas amat yak??
    Hohoho cemburu membabi dan membuta *lah bahasa apaan nih*

    d tunggu ff selanjutny
    Hujan2 kok panas gni yah??
    Ckckck

  31. keren banggeeettttt….
    apalagi ada adegan ‘paksa memaksa’ jd gimana gitu….

  32. Hwaa !!~ Author ! Daebak !! xD
    FF ny kerenn !!! wkwk..
    Yaelah~ itu si Yunho nepsong amat ,, hwahaha Nice FF🙂
    #koment gaje

  33. waw yunho napsuuu abis,,
    wah HOT chingu ff nya daebak deh nc nya..🙂

  34. panas dingin dah bc a…..

    jujur lbh suka yg mksa2 dibqnding mau sama mau *plak

  35. Yunppa.. Yadong 389drajat dr biasa.a..
    Pmaksaan super hot..

    Iah ada yg kurang..
    Kurang bgian di bathroom.a
    hahaha..

    Aq qra ff.a ttg yunjae couple..

  36. yunho ituh cemburu apa nepsong sih hahaha
    keren admin😀

  37. yeeii,
    akhirny bsa jg komen d blog >.<

    yunho bner* kcanduan nie -.-
    ckckckck
    author daebak!
    hot bgt😄
    panes bgt rsanya (?)
    pdhal d kmar.ku ngga panes smasekali😀
    hahaha
    *plak, abaikan*

  38. aje gile si yunho!
    sadis amat. cinta si cinta tpi ga kea gitu jga kaleee,, kan kasian si reika…

    *digdagdug*

  39. haa..sbnr’y aq udh RCL ff ini d note author..tp boleh kn aq tnggalin jejak jg d sni,biar gk jd sider..:D hee..pkok’e yun ho the best dah..hot bgt..😄

  40. yunho napsuann amat .
    ckck .
    hha

  41. ninggalin jejak dulu aaah…
    kereen author
    Nice ff ..🙂

  42. waduuuhhhh….
    yun hooo…
    kok jadi nepsong gitu..XDDD
    keren keren….d^^b

  43. hkz, skit hati bca x T.T

    YUNHO oppa kta mu qu stu” x cwek g pling kw cnta??
    tpi, ,tpi?? huaaaa, ,hkz *mewek d bahu junsu :p*

    aduhh thor, ,dpt inspirasi ni dri mna??
    sremmm, ,NCx M~A~N~T~A~P !!! Hahahaha_lnjutkan

  44. Baa kekok😄
    Panas e padahal pake ac loh u,u
    Sip deh FF nya :3

  45. Read: done
    Comment: done
    Like: like it!

    *comment apaan nih?*

  46. PANASSS !! HOT BANGET…
    Yunhonya napsuan..:D

  47. Yunho kalo lg jealouse serem yag, maen nyerang ajah.. Hoho
    cb d dgerin dlu pnjelasan reika, kn enak jd Nah.. Hoho

  48. wah yunho kejem amat

  49. yunho,,,,, sadis bgd….
    tapi mau…
    hahahaha

  50. awl2nya si sadis dgn paksaan,tp ujung2nya sweet deh..
    ahhhhh…pgn d lanjtnya yg d kmr mandi..
    hahahaha

  51. Udah hot bgt thor . , tp yg awal ky pemerkosaan . Hahaha , gokil . Lucu ,

    tp kug yunho awal.na kasar gtu . , over bgt .
    Mana ampe ga pernah mau dgr kata2 yeoja yg di cintai .
    Bukan cinta nama.na kalo ga pernah percaya . ,

    omo , tp happy ending . Itu yg Q suka .
    Hehe ,

  52. Busett…
    Yunho.. Yadongnya tingkat Dewa…
    ckckck…

  53. Walah. , walah. .
    Yunho oppa yadong.a gak kalah am eunhyuk oppa. .
    Kekekekeke. .
    Eunhyuk oppa dah ad saingan.x nih!!
    Kekekekeke. .

  54. Reika kok lola sih tau yunho sukanya pas di ending.

  55. happy ending siih, yp kasian sm reikanya dipaksa gt sm yunho…
    keren thor…

  56. Hwang Min Hyo

    bener2 pemaksaan kehendak ni si yunho..
    Gile dah *.*
    tapi ini asli hot deh chingu..
    Merem melek bacanya. Hihihi

  57. hiduuup yunhooo….
    hahaha

  58. HOTTT BGT !!!!!
    memaksakan kehendak kau yunho *lebay*
    butt,ttp HOTT

  59. ampun dah daebak nich ff, hot bgt…..

    tp ksian jg sich sama reika…., y biar akhirnya suka jg sich…
    hahahaha

    godd ff chingu…..

  60. Kakinya udah bengkak tuh obatin dulu!!

  61. hot…hot.,.hot #smbl kipas2
    yunho serem maen paksa2an.walopun akhrny mnta maaf.tp yadongnya gk ilang.
    ff nya keren

  62. huwaaaaaaaaaaa,,, manteb bnged nii ff thor..
    DAEBAKKK,, neomu neomu DAEBAk…
    aku sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sangaaaaaaaatt *lebeh*
    haduhh jarang bngedd ada crita yg kyak gnii.. hatikuuu dag dig dug derrr DAIA *plakk* pas baca ini ff.. sumpah serem bnged klo ketemu cwo yg model model kyak bgitu yahh meskipun dia cinta sma kita tpii tetep ajaa.. ngeriii bngedd dahh..
    haduuhhh jangan sampe punya cwo kyak gtu,, jangan sampe suamiku unyuuukk cemburuannya sampe kyak gtuu.. takuttttt
    tpii emank dahh yahh sii reikanya jg ud cinta sama yunho jdinya tetep mau nerima yunho walau yunho ud jahat sma dia.. huwaaaaaaaaaa DAEBAKK
    lanjutin lanjutin lanjutin ga thor.. gamau tauu *narik narik baju author* deg deg-annya masihh ada niiihhh,, tanggung jawab ga thor bkin yah sequelnya..
    yah yahh yah *puppy eyes*

  63. baru baca🙂
    w.o.w!
    padahal pengen ada lanjutannya😦

  64. Ky gni krg hot ? Bo’ong bgt . Ini mah hot bgt . , gila

  65. ceritanya memang benerbener jealous banget
    gue sampai nyesek banget baca ceritanya
    bagusss

  66. jealous sampai kayak gitu.., yunho kau sungguh bringas…
    hot banget.., ga bisa ngebayangin aq…, sampai panas dingin baca…

  67. Kalow ada yg castx sungmin, kasieh tau ya thor. . .haha.

  68. NC yg pertama kok sama persis ya sama NC aku lupa judulnya kalo ga salah Thief dan pernah baca dimana aku juga lupa, itu yg main Yesung. Apa sama authornya? Hehehe

    Iiih yunho makanya jangan sok marah” dulu main serang aja. Tanya dulu itu siapa!!

  69. wah ini adalah ff nc terhot yg perrrnah saya baca< gomawo admin karna telah membuatnya ^^

  70. uwaaa,,yunho kasar bgt c,,,tapii sukaaa,,hehehe🙂

  71. kayanya bener da pernah baca… apa disini jg ya…. amnesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: