[Freelance] This Love – 2

Title : “this love” *judul ga nyambung ama isi !!

Length : 2/3

Genre : straight, romance, angst, kekerasan

Rate : PG 14 untuk kata-kata, NC 17 untuk beberapa adegan *padahal author baru 14th

Author : Laila Mustika Pertiwi (@lailaisvip) <– follow yaaaaaaaaaaaaaa !!!!!

Cast :

-       G-Dragon as kwon jiyong

-       TOP as choi seung hyun

-       Shim chanmi *anggaplah diri sendiri

Annyeonghaseyo !!!!

Mian saya kirim lanjutannya (mungkin) lebih cepet. Karna udah mau puasa, author mau TOMAT dulu :PP

Saya juga mau minta maaf kalo NC disini belom hot.. nanti di part 3 bakal difokusin (?) deh.. *kalo pada mau mah XDDD

nb: ff ini juga di post di fb authornya

***

Chanmi pulang dengan keadaan lemas dan tak bersemangat. Tinggal hari ini, hari ia bisa bebas bersama namjachingunya.

“aku benar tidak tega membiarkanmu pulang dengan keadaan lemas begini!” kata seung hyun.

Chanmi tersenyum manis. “gwaenchana. Kau percaya padaku kan?”

Seung hyun tersenyum sambil mengangguk. Ia lalu memapah gadis itu masuk ke rumahnya.

Tatapan kebencian yang amat sangat diberikan oleh ayah chanmi dan juga kedua orangtua jiyong. Jiyong sendiri hanya bisa tersenyum karena pengantinnya kembali dengan selamat tanpa cacat sedikitpun. Chanmi langsung didudukkan di sebelah ayahnya.

“ajumma, ajusshi, jiyong-ah, chanmi sedang sakit,” beritahu seung hyun.

“lalu?” ayah chanmi memberi pertanyaan dengan nada sinis.

“yeah, jaga dia baik-baik. Aku tidak mau dia terluka!” jawab seung hyun.

“ada lagi?” ayah chanmi memfokuskan penglihatannya ke anak gadisnya.

“tidak,” balas seung hyun sambil membungkukkan badan. “silyehamnida!”

*

Seung hyun merebahkan dirinya di atas sofa. Matanya menatap langit-langit apartemennya yang polos, tanpa hiasan apapun. Ia tersenyum pilu mengingat pembicaraan singkat antara ia dan ayah chanmi.

Hubungannya dengan ayah chanmi memang tidak mulus. Walaupun seung hyun sudah berusaha keras menjadi yang terbaik, tetap saja ayah chanmi merendahkan seung hyun. Baginya, seung hyun hanyalah anak kurang ajar yang tidak tahu apa-apa.

Tapi ia tetap menjaga perasaannya pada gadis manis itu. Ia selalu bahagia jika gadis itu di dekatnya. Walaupun keadaan gadis itu sedang parah-separah-parahnya.

***

Hari yang ditunggu keluarga pun dilaksanakan. Hanya chanmi yang tidak menghendakinya. Ia masih ingin merasakan hidup single, yang penuh kebebasan. Ia masih ingin merasakan kenikmatan cinta dengan seung hyun, walau hanya satu jam.

Penata rias sedari tadi terus mempoles wajah manis chanmi yang masih seperti anak-anak. Mereka terus memuji wajah chanmi yang tampak seperti bidadari di saat ini. Baju pengantin berwarna putih makin memperindah keanggunan chanmi. Badannya yang langsing sangat pas untuk memakai baju itu.

Jiyong menatap calon istrinya dengan takjub, seakan baru melihat bidadari turun dari langit. Ia tidak mengedipkan matanya selama beberapa menit. Bibir merah chanmi yang dipoles lip gloss terlihat lebih bercahaya.

“you are mine, chanmi~”

***

Altar gereja telah dipenuhi oleh orang-orang yang ingin menyaksikan dua sejoli itu menikah. Mereka duduk dengan rapi di bangku yang telah disediakan. Pengantin pria masuk lebih dulu, disusul pengantin wanita dibelakangnya. Mereka lalu mengucap janji suci. Setelah itu cincin perkawinan dipasang, dan resmilah mereka menjadi suami istri.

Jiyong tersenyum lebar setelah orang-orang bertepuk tangan ria untuk keberhasilan mereka menjalani pemberkatan itu.

Sedangkan chanmi, terus menundukkan wajahnya. Ia hanya tersenyum jika memang keadaan memaksanya.

Setelah acara pemberkatan selesai, pesta dilaksanakan di sebuah gedung sewaan keluarga kwon. Jiyong terus-terusan mengumbar senyum dan pengalaman. Ia terlihat sangat ramah pada tamu. Padahal di mata chanmi, lelaki itu benar-benar memuakkan.

“ayolah!! Untuk apa bersedih di waktu ini? Ini waktu yang tepat sayang, untuk saling mencintai!”

Chanmi mengangkat wajahnya. Memperlihatkan wajah pucatnya yang menahan luka yang sangat dalam. Ia tersenyum penuh sindiran untuk lelaki brengsek di depannya.

“kau bahagia? Berhasil mengelabuhi keluargaku dan orang-orang yang ada disini?” chanmi mengucapkan dengan suara bergetar. “kau tahu, aku hampir saja memuntahkan sarapanku tadi ke wajah pendeta itu! Dan setelah itu aku ingin mengelap wajahnya dengan bajumu. Aku benar-benar membencimu, tuan kwon!! Dan jangan harap rumah tangga ini bisa berjalan lancar sesuai kehendakmu!”

Chanmi berjalan ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya dengan air kran. Berharap semua kejadian yang dialaminya ini hanyalah mimpi belaka.

***

Chanmi POV

Malam pertama..

Apa itu?

Aku sudah melewati banyak malam selama aku hidup!

Tapi kenapa harus melewati malam pertama lagi?

Inilah malam dimana para pengantin memulai hidup baru..

Menurut orang begitu. Memang aku baru reinkarnasi melewati malam pertama?

“bagaimana? Kau mau tahu rahasia yang kusimpan darimu?” tanya jiyong padaku.

Aku hanya diam tak menanggapi. Aku tidak mau dengar apapun dari mulut buayanya! Yeah, kali ini aku benar-benar membencinya. Lebih dari aku membenci orang yang sudah pernah berciuman dengan seung hyun!

“mau telpon siapa?”

Shit!! Apakah orang ini tuhanku? Kenapa dia harus menanyakan apa yang mau kukerjakan? Aku memejamkan mata, dia bertanya. Aku menggigit bibir bawah, diapun bertanya. Dan sekarang aku mengeluarkan HP-ku, memangnya hanya untuk menelpon? Mana mau aku menelpon seung hyun di depannya? Aku takut dia malah memberitahu oppa tentang pernikahan paksaan ini!

Author POV

Mata elang jiyong menangkap ‘sosok’ berbeda dari istrinya—yang sekarang sudah sah. Ia benar-benar ingin menerobos dinding ke-virginan chanmi yang tidak kesampaian kemarin.

Ide jahatpun kembali muncul dalam pikiran jiyong. Ia langsung mendekati tubuh istrinya dan langsung memeluknya dari belakang. Ia mengendus leher istrinya sembari sembari memberikan tanda kemerahan di lehernya.

“aaaarrrrgggghhhh..” erang chanmi ketika mendapat serangan.

“kau tidak bisa lolos lagi, kwon chanmi!” jiyong menjilati bagian leher istrinya. “kita tinggal di tempat yang jauh dari oppa-mu itu, channie-ah~”

“euuuunggghhh.. lepasssssssssss!!!!!!!!!!”

“aniyo!” jiyong berbicara dengan nada lembut nan menghipnotis. “kali ini aku tidak akan membiarkanmu berhubungan dengan orang yang dibenci ayahmu!”

Bagai dirasuki, chanmi langsung mendorong tubuh jiyong ke belakang, dan sukses membuat jiyong terpental dan menabrak aquarium berisi ikan lohan. Jiyong menggeleng tak jelas sambil tersenyum pervert.

“sabarlah! Kau mau tahu kan pasti kenapa ayahmu sangat membenci seung hyun?” jiyong menggeleng. “makanya, lakukan dulu, dan aku akan memberitahukan semuanya!”

Chanmi berdiri dari posisinya. Air mata sudah berjatuhan dari pelupuk mata indahnya dan mengalir melalui pipi mulus chanmi yang masih menyisakan perias wajah tadi.

Jiyong berdiri di depan chanmi. Ia menatap gadis itu dengan tatapan nafsu ala laki-lakinya. Chanmi yang sudah mengerti sinyal mata jiyong, langsung berlari ke kamar. Dengan kecepatan ala laki-laki, jiyong langsung berlari mengejarnya.

Chanmi sudah sampai di kamar. Ia hendak menutup pintunya dan menguncinya. Tapi tidak sempat. Jiyong sudah sampai di kamar itu dan tidak lepas menatap chanmi. Mata elangnya terus memperhatikan bagian-bagian sexy wanita di badan chanmi.

Chanmi langsung berlari kencang keluar kamar. Jiyong yang kaget langsung ikut mengejarnya.

“I got you, baby~” jiyong berhasil mendapatkan chanmi ke dalam pelukannya kembali. Ia mengangkat chanmi ala bridal style ke kasur king size yang ada di kamar.

*

“apa yang mau kau lakukan??” tanya chanmi dengan wajah yang penuh keringat.

Jiyong mengunci ruang gerak chanmi. Ia mengunci dua tangan gadis itu dengan tangannya, kaki chanmi yang selalu digunakan untuk menendang bisa ditahan dengan kaki jiyong. Ia menindih chanmi sekarang.

“mmmmppphhhh… eummmhhhhhh.. hhhhggggggggggghhhhh..”

Jiyong langsung melahap bibir merah chanmi dengan ganas. Chanmi terus memberontak dan meminta adegan itu dihentikan karena ia kekurangan oksigen. Ia juga merasakan ada benda tumpul yang menggesek kewanitaannya.

“huh!!”

Jiyong menghentikan deep kiss itu tiba-tiba. Membuat chanmi bisa bernafas lega walaupun hanya beberapa saat. Jiyong mengambil satu benda di laci meja dekat ranjang.

“m-mau apa kau?” tanya chanmi panik melihat jiyong mulai memainkan tali di kedua tangannya. Setelah itu ia menarik tangan chanmi ke tiang di tepi ranjang.

“APA YANG MAU KAU LAKUKAN, BASTARD??!!!” teriak chanmi saat kedua tangannya sudah terikat manis di tiang ujung kasur. “LANGSUNG SAJA BUNUH AKU, JANGAN KAU PERLAKUKAN AKU BEGINI!!”

Jiyong tersenyum. Sekarang ia bisa tenang meninggalkan chanmi di kamar dan mengambil sebuah benda lagi di tempat tersembunyi.

“BRENGSEK, APA YANG KAU LAKUKAN?!!”

Jiyong tidak menyahut.

“BRENGSEK, KAU SUDAH MATI?!”

Lagi-lagi tidak ada sahutan. Chanmi tersenyum pilu.

“aku harap begitu..” jiyong kembali dengan membawa suatu benda di tangannya. Ia tersenyum penuh kemenangan sambil mendekati chanmi.

Kesempatan yang bagus untuk jiyong. Karena chanmi kali ini memakai dress malam yang pendek dan gampang untuk dilucuti. Tangan jiyong dengan lihai menari di atas paha putih chanmi yang tidak tertutup apapun karena jiyong telah menariknya ke atas.

“AKU BUKAN PEREMPUAN MURAHAN, BRENGSEK!!” chanmi menendang tubuh jiyong yang lebih besar darinya.

“yeah, tapi kau perempuan menarik!” jiyong menarik celana dalam chanmi. “apalagi ‘ini’-mu..” jiyong mengelus vagina chanmi dengan lihai. Ia memainkan jarinya di dalam sana. Satu jari, dua jari, tiga jari. Dan sukses membuat chanmi berteriak saking sakitnya.

Jiyong melebarkan paha chanmi beberapa derajat. Ia lalu kembali mengikat kedua kaki jenjang chanmi ke tiang di ujung kasur.

“I got you, baby~”

Jiyong memasukkan vibrator ke dalam vagina chanmi untuk merangsangnya. Tubuh chanmi langsung bergetar dan mengeluarkan cairan, first orgasme-nya.

Jiyong langsung menarik benda itu menjauh dari vagina istrinya, dan menjilat cairan bening yang keluar dari milik gadis itu. Chanmi menangis tertahan menerima perlakuan ‘suami’nya.

“apa maksudmu, lelaki brengsek? Ani.. kau tidak pantas menyandangnya. Tapi kau lebih pantas jadi b*******! Dua kali kau mencoba memasukiku, bajing kecil? Kau tidak ingat berapa jumlah kepercayaan yang diberi ayahku untukmu? Apa kau belum puas menjauhkanku dari seung—“

Ucapan chanmi terputus oleh bibir jiyong yang menutupinya. Jiyong memberikan ‘sedikit’ sisa dari cairan yang diminumnya. Ia memaksa chanmi untuk menelannya dengan memasukkan lidahnya ke dalam rongga mulut chanmi.

“aku tidak mau dengar namanya untuk kali ini!” kata jiyong setelah melepaskan ciumannya. “itu cairanmu. Benar-benar enak kan?”

Chanmi langsung memuntahkan cairan yang tersisa dari pinggir. Tapi jiyong dengan sigap langsung ‘membersihkannya’ dan memasukkan kembali ke mulut chanmi.

“kau harus memilih,” kata jiyong setelah menjilat bibirnya. “mau aku memberitahukan pada seung hyun kalau kita sudah menikah dan kau bebas dari hukuman sex ini, atau aku akan merahasiakannya, dan kau harus melayaniku malam ini!”

2 dificult choice. Chanmi tidak bisa berpikir dengan jernih sekarang. Di otaknya hanya terpikir untuk mati, mati dan mati. Ia lebih baik mati daripada harus menjawab pertanyaan jiyong.

“ayolah!!” jiyong sudah bersama dengan blackberry kesayangannya di tangan. “mau yang mana?”

Chanmi menggigit bibir bawahnya. Mencoba berpikir jernih dengan keadaannya sekarang. Apa artinya ‘bebas’, sedangkan jiyong memberitahukan tentang pernikahan gila itu pada seung hyun? Dan apa artinya ‘melayani’ kalau nanti akhirnya rahasia itu akan terbongkar dengan sendirinya?

Jika chanmi memilih yang pertama, artinya dia egois. Dia lebih mementingkan diri sendiri, bukan perasaan seung hyun.

Tapi jika pilihan yang kedua, chanmi harus melakukannya, dan rahasia itu PASTI lama-lama pasti akan terbongkar.

Lalu yang mana??

“seung-hyun-hyung..” ucap jiyong sambil mencari nama itu di phonebook-nya. “okay..”

Jiyong menekan tombol untuk menyambungkan hubungan telepon sambil tersenyum puas. Lalu mendekatkan HP-nya ke kuping.

“OK!! LAKUKAN SAJA PADAKU!! JANGAN BERITAHU DIA!!!!”

Jiyong langsung mematikan HP-nya. Lalu meletakkannya ke atas meja di sebelah kasur. Dengan senyum mengembang ia melepas t-shirt yang dibelinya dari las vegas beberapa bulan lalu. Lalu celananya, dan sampai tidak tersisa kain yang menutupi kulit halusnya. Bahkan sehelai benangpun enggan untuk menempel di badannya.

SREEEEETTTTT~~

Dress pendek chanmi berhasil dirobek oleh jiyong menggunakan gunting andalannya sampai tidak ada yang menempel lagi di badan mulus chanmi. Sedikit luka lecet di lengan kanan chanmi membuat tubuh itu bernoda kemerahan. Darah kecil mengalir dan langsung dijilat oleh jiyong.

“ahhhhh… hmmmppphhh… hhhh—eeennntikaaaaa..nnnn..” erang chanmi saat jiyong menjilati buah dadanya yang cukup besar.

Chanmi tidak bisa berkutik. Badannya sudah dibawah kuasa ‘suami’-nya dan tidak bisa dihalangi lagi.

Jiyong terus mengulum nipple kecil milik chanmi yang sekarang sudah ada di bawah kuasanya. Tangannya sibuk mengaduk-aduk bagian bawah istrinya.

“eummmhhh.. ahhhh… stoooopppp.. bakkkkkaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!” chanmi menggerakkan badannya ke manapun tempatnya bisa bergerak. Itu makin memudahkan jiyong untuk membuka lubang pemasukan (?) untuk juniornya.

“terus mendesah, baby~”

“aaarrrgggghhh.. sakiiiitttttttttttt…”

CROOOOTT~

Orgasme kedua terjadi pada chanmi. Jiyong menatap puas ke arah istrinya dan berdiri di sebelah kasur. Ji yong kembali menjilat cairan itu sampai habis.

“oppa, mianhae~” gumam chanmi sambil menangis.

=in other side=

Seung hyun merebahkan dirinya di kasur setelah ia selesai menciptakan lirik rap untuk lagu barunya. Berkali-kali ia bangkit dan tidur lagi karena perasaannya tengah bergejolak. Perasaannya pada gadis pujaannya mengusiknya.

GLEK.. GLEK..

Ia meminum wine untuk menghilangkan rasa gelisahnya sedikit demi sedikit. Sambil memejamkan mata ia menikmati sensasi dari wine yang diminumnya.

Ya, man (Guess who’s back)
I got some right here, you nah mean
It’s going like this (WOO!)
Yo, reppin’ the YG!

 

*yang bisa tebak diatas lagu siapa dan berjudul apa tanpa minta tolong mbah gugel jago!!*

Lantunan lagu di HP seung hyun menyadarkannya ke dunia tempatnya tinggal. Ia menaruh gelas khusus untuk minum wine dan mencari keberadaan HP-nya. Ia berjalan sempoyongan karena pengaruh wine.

“yoboseyo??” sapanya dengan nada yang dipaksakan.

“hyung!!” orang di seberang memanggil. “kau minum lagi? Jadi kau sudah tahu?!”

“waeyo, sungie-ah? Kau bicara apa?” seung hyun yang sudah dibawah pengaruh wine hanya bisa berbicara seadanya.

“aku seungri, hyung!! Bukan daesungmu itu!!” orang diseberang mendesah kesal. “kau sudah tahu kalau chanmi sudah menikah dengan jiyong hyung? Dan kau adalah kakak chanmi?”

Seung hyun diam. Matanya terasa berat sekarang dan HP-nya jatuh kebawah. Sambungan telepon belum putus, malah orang diseberang berteriak kencang.

*

“waeyo?” tanya taeyang pada si magnae.

“mabuk!!” jawab seungri dengan tampang kesal. “dia malah mengira aku daesung hyung! Ckckck..”

“karena kau tidak biasa menelponnya, vi-ah!!” taeyang tersenyum. “apa yang dia bilang?”

“dibilang dia mabuk! Mana bisa orang mabuk menjawab pertanyaan orang sadar?” seungri melempar HP-nya ke sofa.

“dia tidak merespon gitu?” tanya daesung yang mulai antusias.

“dari tadi aku sudah bilang kan, hyung??” seungri menjawab dengan frustasi.

“apa dia shock?” tanya taeyang.

“sepertinya..” kata seungri. “mungkin dia sudah tahu, makanya tidak datang ke pernikahannya tadi!”

Semua mengangguk.

“oh, aku lupa! Kalian tidak tahu kan kalau seung hyun hyung kakak chanmi?” tanya seungri.

“m-mwo?!!” pekik taeyang dan daesung bersamaan. “darimana kau tahu??”

Seungri menghela nafas. Kali ini sifat embernya keluar.

“jangan beritahu jiyong hyung kalau aku yang bilang! Ara???”

Taeyang dan daesung mengangguk mengerti. Dan seungripun langsung menceritakan semua yang pernah diceritakan jiyong dengan fasih dan cepat.

=back to YongMi=

Tubuh chanmi sudah dipenuhi oleh bercak merah buatan jiyong. Jiyong tersenyum memandangi ‘corak’ indah di badan chanmi dengan puas. Ia lalu duduk di atas paha chanmi untuk bersiap memasukkan juniornya ke dalam milik chanmi.

“aku tidak menyuruhmu untuk mengocoknya kan? Jadi aku cukup baik bagimu!” jiyong menyeringai puas.

“LEPAS!! LEPAS BODOH, BRENGSEK, GILA, SINTING!! LEPAS!! AKU TIDAK MAU MELAYANIMU!!” teriak chanmi saat kepala junior jiyong menggelitik bibir vaginanya.

“sudah terlambat baby!!” jiyong menggoyangkan pinggulnya ke samping.

“MENYINGKIRRRR!! MENYINGKIR BODOH!! DASAR SINTING!! BRENGSEK, BA****AN!! LEPASSS!!” chanmi berusaha memberontak. Tapi apadaya, itu semua sia-sia.

“mianhae, oppa~” ucap chanmi sambil menangis. “seung hyun—“

PLAKK!!

Jiyong langsung menampar keras pipi chanmi. Membuat pipi chanmi langsung merah dan panas.

“aku tidak mau dengar namanya di saat ini, kwon chanmi!!” jiyong menampar lagi pipi chanmi yang satunya. Dan chanmi-pun tidak sadarkan diri.

***

Chanmi POV

“Eungghhhh..” erangku.

Aku menyipitkan mataku. Sinar matahari masuk melalui celah ruangan ini. Setelah memastikan mataku kuat untuk sinar pagi ini, aku mencoba bangun.

“aaarrrggghhh..” bagian bawahku terasa sakit. Aku meraba bagian sensitive-ku.

Ohh.. basah!! Dan.. ada darah di kasur? Oh my god, kali ini aku tidak virgin lagi! Kakiku basah juga, dan sangat lengket. Aku mencoba untuk bangkit untuk duduk. Dan sakit itupun menyerangku lagi. Kali ini sejuta kali lebih sakit. Air mataku jatuh tanpa diminta.

“morning, baby~”

Kali ini aku tidak bisa bilang apa-apa tentangnya. Sudah cukup kata-kata kasar mengalir dengan deras dari bibirku, dan diucapkan dengan lantang. Kali ini aku hanya bisa diam dan menundukkan kepala.

“you’re so sexy baby!”

Jiyong kembali memainkan badanku. Terserahlah apa yang dia mau. Aku tidak peduli dan nanti aku akan membalas dendam juga akhirnya. Tubuhku yang tidak tertutup kain apapun dengan cepat teraba oleh jiyong. Tak lupa juga ia meraba bagian bawahku.

“aaarrrggghhh..”

“masih sakit?” tanya jiyong sambil memberiku kecupan kecil di bibir. “kemarin kau benar-benar memuaskanku, baby. Tidak terhitung berapa ronde telah dilewati.”

Aku diam.

“aku benar-benar bangga padamu, baby! Walaupun kau tidak mendesah sama sekali, tapi aku merasa puas. Mau lihat bagaimana adikku?”

Aku tidak mempedulikan ucapan lelaki sinting ini. Aku langsung berdiri walaupun terasa sangat sakit dan mengambil handuk yang kugantung di lemari. Lalu berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan badan.

*chanmi POV end*

=in other side=

Seung hyun membuka matanya perlahan. Rasa pusing yang amat sangat menyeruak masuk ke kepalanya. Berkali ia harus memijat kepalanya dan menggigit bibir bawahnya untuk menghilangkan sedikit rasa pusing itu.

“eungghhhh..” erangnya setelah ia berhasil duduk di kursi.

Pemandangan sekelilingnya berputar dengan cepat. Seung hyun harus memejamkan matanya berkali-kali untuk menghilangkan rasa sakit itu.

“hyung!!” ucapan itu berhasil membuat seung hyun mendapatkan energinya. 3 dongsaeng dari bigbang datang dan langsung mengecek keberadaan seung hyun.

“hyung gwaenchana? Oh.. badanmu panas! Kau mandi semalaman ya?” tanya daesung sambil menempelkan tangannya di kening seung hyun.

“aniyo, gwaenchana. Aku hanya kelelahan.” Elak seung hyun.

“ah.. hyung. Kau membuat kami khawatir!” kata seungri.

“tapi sepertinya kau tidak hanya kelelahan, hyung!” duga taeyang. “apa kau—“

“mau makan apa? Bubur? Kami bawa!!” kata daesung langsung cap cus sebelum taeyang menyelesaikan ucapannya.

“tolong antar aku ke kamar, jebal!” pinta seung hyun.

“ne hyung..” daesung bersiap mengangkat tubuh besar seung hyun.

“biar aku dan bae hyung saja!” kata seungri. “kau siapkan bubur saja.”

Daesung mengangguk. Lalu berjalan ke dapur untuk mengambil sendok—karena buburnya sudah ada di dalam mangkuk.

“wow..” daesung memandangi 10 botol minuman beralkohol yang berbaris rapi di atas meja. Ada 3 botol wine, 3 vodka, dan minuman lainnya.

“kalau aku yang mendapat musibah sepertinya, apa akan seperti ini?” tanya daesung pada diri sendiri. “memang susah mengakui kalau orang yang dicintai ternyata adalah saudara. Ckckck..”

Dan daesungpun langsung berjalan ke kamar.

*

“hyung, apa kau masih waras?” tanya daesung sesampainya di kamar.

Semua langsung menatap daesung dengan penuh tanda tanya dan membunuh.

“maksudmu?” tanya seung hyun.

“lagian minum sampai 10 botol! Memangnya kuat lambungmu?” tanya daesung balik.

Taeyang tersenyum. Lalu membisikkan sesuatu pada dongsaengnya. “candu, kau mengerti?”

Daesung mengangguk.

==

Chanmi POV

Aku menenggelamkan badanku di dalam bath tub berair hangat. Terasa sekali kehangatannya. Aku memejamkan mata, mencoba merasakan sensasi lain dari kehangatan air ini.

Tiba-tiba air di bathub terasa lebih tinggi. Aku kembali membuka mataku dan harus menghadapi kenyataan. Jiyong ada disini.

“apa yang mau kau lakukan, bastard?!” tanyaku sambil menutupi tubuh atas telanjangku.

“aku hanya ingin membantumu menggosok punggungmu.” Si brengsek itu tersenyum jahil ke arahku.

“aku tidak butuh bantuanmu, dan TIDAK AKAN PERNAH membutuhkan bantuanmu!” aku menekankan 3 kata di dalam ucapanku.

“tapi aku ada untukmu, dan akan selalu ada untukmu..” si brengsek menoel (?) daguku dan langsung kutepis.

“AKU TIDAK BUTUH KAU, BRENGSEK!! SAMPAI KAPANPUN!!!” teriakku.

“bahkan sampai rahasia itu kubeberkan padamu?” ia menggeleng.

Rahasia apa? Dia selalu mengucapkan kata ‘rahasia’ sedangkan rahasia itu sudah tercium olehku. Rahasia bahwa aku sudah resmi menikah, eoh? Mungkin itukah yang disembunyikan?

“don’t touch!!” aku menepis tangannya saat ia menyentuh badanku. “cukup sekali saja kau mencumbuiku, dan jangan pernah cumbui aku lagi!!”

“tapi aku akan menelpon seung hyun untuk memberitahukan fakta ini!”

Emosiku memuncak. “COBA SAJA! KAU PIKIR AKU AKAN MUNDUR UNTUK YANG KEDUA KALINYA?! COBA!! AKU TIDAK AKAN MUNDUR UNTUK KALI INI!”

Aku berdiri dan menutupi diriku dengan pakaian mandi *sorry, I forget the name LOL* lalu menggeser pintu kamar mandi.

Jiyong tetap di tempat. Ia mengambil blackberry kesayangannya dan mengotak-atiknya dengan wajah sumringah. Aku yang melihatnya hanya bisa menahan emosi.

“seung hyun hyung!” jiyong mengaktifkan speaker untuk menunjukkan pembicaraan antara dua laki-laki.

“ne, jiyong-ah?” seung hyun oppa!! Itu suaranya. Tuhan, sudah berapa lama aku tidak bertemu dengannya? Suaranya serak, apa dia sakit?!

“hyung, aku ingin memberi berita padamu!” jiyong berbicara sambil memberikan kode mata padaku. “aku ingin bilang kalau aku dan chanmi sudah me—“

Entah ada dorongan apa. Aku langsung menjatuhkan blackberry-nya ke dalam bathub. Tubuhku tidak mampu menahan keseimbangan dan akhirnya jatuh. Aku tidak bisa bernafas!!! Dowa juseyo!!

Seseorang menarik kepalaku. Di mataku wajahnya sangatlah kabur, tapi aku masih mengenali wajahnya dan juga perlakuannya selama ini. Kenapa aku tidak melupakannya saja?!!

“katanya kau tidak mau mundur untuk kedua kalinya,” ia berbicara dengan nada rendah.

Aku tersenyum lemah. “itulah caraku untuk melawanmu, mr kwon.”

“ne, mrs kwon. Kau menang sekarang!”

Ia melepaskan pegangan di kepalaku. Dan aku langsung kembali ambruk. Dan pandangankupun, gelap~

***

“hebat!! Sampai sekarang rahasia itu belum diketahui juga!” bisik jiyong padaku saat kami ada di pesta pernikahan salah satu artis YG *anggep aja si se7en kawin ama gw !! #PLAAAK~!!

Yeah, kami sudah 3 bulan menjalani hidup sebagai ‘suami-istri’ yang tidak bahagia. Publik belum mengetahuinya sampai sekarang. Jiyong selalu memaksaku untuk melupakan seung hyun dan memandangnya, tapi aku tidak bisa. Bagaimana mungkin aku bisa melupakan seung hyun oppa dan hidup dengan lelaki brengsek macam jiyong? Mimpi yang tidak bisa terwujud. Ckckck..

Dan selama 3 bulan itu, aku juga tidak bertemu dengan seung hyun. Kami hanya bisa ber-SMS untuk menghindari kehancuran dari jiyong. Hidupku bagai di kerangkeng seperti orang gila. Hufftt..

“annyeong!” seung hyun oppa menyapaku.

Jiyong tersenyum padanya. Lalu melakukan special hi five ala bigbang (?)

“mm.. kupinjam chanmi, boleh?” tanya seung hyun sambil menatapku.

Aku menatap jiyong penuh harap. Untuk kali ini aku benar-benar ingin mengatakan rahasia yang selama 3 bulan ini kututupi. Tapi menurutku, jiyong masih menyimpan banyak rahasia hidupku.

Sebenarnya siapa yang hidup, dan siapa yang punya rahasia? Kenapa rahasiaku ada di dalam genggamannya?

“y-ye. Gwaenchana. Nanti kembalikan lagi!” jiyong mengangguk dan tersenyum.

Author POV

Seung hyun mengajak chanmi ke taman belakang gedung pernikahan itu. Suasana canggung sementara, sampai akhirnya seung hyun memeluk chanmi.

“bogoshipda~” gumam seung hyun sambil sesekali mengecup puncak kepala chanmi.

Tangis chanmi langsung pecah di pelukan lelaki tampan itu. Seung hyun hanya bisa diam dan mengelus punggung gadis itu.

“kau tidak tahu kan apa yang terjadi dalam 3 bulan ini?” gumam chanmi di tengah tangisnya. “aku hampir mati!!”

Seung hyun mengeratkan pelukannya pada gadis yang sekarang mendadak lemah itu.

Satu hal yang tidak mau laki-laki itu lihat, chanmi menangis.

Dia sudah beranggapan kalau hidup tanpa chanmi di dunia sama saja tidak ada artinya. Walaupun orang-orang dekatnya menentang hubungan dua sejoli itu. Entah apa yang disembunyikan.

Chanmi melepaskan pelukan seung hyun. Kini ia bisa tersenyum walaupun masih ada saja air mata yang menetes dari mata indahnya.

“ulljima!!” seung hyun menghapus sisa air mata gadis itu dengan ibu jarinya. “aku disini. Jangan takut!”

Chanmi mengangguk. “ne..”

Kembali seung hyun memeluk chanmi dengan erat. Sangat erat seperti tidak mau melepasnya lagi.

Aku akan tetap menyayangimu. Walaupun aku harus mengorbankan nyawaku juga, shim chanmi!

 

TBC

Mian saya belom bisa kasih tau urusan seung hyun ama babehnya chanmi!! XD *kabuur!!

Dilanjut lagi lebaran~ see youu…!!! Hahaha..

Kalo ada yang ga suka ceritanya juga ga papa. Tinggal tulis komen nanti saya ga bakal ngirim lanjutannya :))

Ohhh,, saya juga punya blog. Visit yaaaa http://kumpulanfanfic.wordpress.com

Disitu juga ada ff-ff lain saya. Ga bagus sih, tapi yaaaaaaaa.. liat aja XDD

Gomawoooo~~~~

About crazync

this is free account for kpop ff nc

Posted on July 26, 2011, in Chapter, Family, Friendship, NC17+, Romantic and tagged , , . Bookmark the permalink. 30 Comments.

  1. lanni/kim soojin

    GD bnr2 kejem ama chanmi,tapi aslinya ga kayk gitu kan???hehehehe………..
    part 3nya ditunggu…

  2. haduh penasaran bgt…ada rahasia apa,,kasian seunhyun’na..

  3. omegot! manis bgt T.O.P ama changmi,,eh tp bnr mreka ade kaka?
    wah kasian dong

  4. TOP susah2 amat cieh. Dsni msih ad aq in yg setia menanti mu, hehe… Ich GD se jahat it ya demi cinta rela menyakiti cwex yg d cintai & Tmen 1group yg udh sperti kk sndri. Mang ad rahasia ap cieh?

  5. ommo~ GD oppa jahat banget…tapi akku suka kok xD
    ffnya daebak thor… T.O.P G-Dragon lah xD

  6. luvsiwongminkyu

    seung hyun blum dkasitau sm dae,tae,sam seungri y kalo canmi dah nikah n mrk sodara?? Kasian seung hyun…
    Lnjtkan y thor….

  7. Hwang Min Hyo

    kenapa jiyong ga ngomong baik2 aja ya..
    (yang bikin cerita siapa?!)#plakk
    bikin hati teriris ini..
    Keren kok ceritanya

  8. aduh msh bngung nih sbnr’y jiyong itu baik apa jahat..?demen amat main rahasia t ya..
    Lnjtan’y jgn lma2 ya thorr..

  9. Ohhhh jdi seunghyun sm chanmi i2 sdra yach,tpi koq appax chanmi mlah benci….
    jiyong koq jhat sih sm istri sndri…
    part nnti hbs lbran yach,bkal lma dong…

  10. CHLionRagbaby (ndaaisuke)

    sumpah GD kok jaat aja sih??
    oh jd chanmi ama top it sodaraan?
    trus ayahnya chanmi jd bnci sma top it krna top suka ama chanmi?

  11. GD oppa >o< andwe!!
    deg deg'n baca'ny, bz jd pelajarn bkin ff NC *plaak :D

  12. Apa seunghyun kakak adek ma chanmi??? Wah ska ma sodara sndr…

    Jiyong jht bgd seh ma chanmi…

  13. weee nggu next chap smpe lebaran ?
    *bangkotandonk
    wuaa crita.a kok jd sdkit rumit ya

  14. omona~ GD oppa jahat juga ye -.-
    si Seungri ember deh mulutnya/plakk
    lanjot thor~~

  15. waah
    jahad bgd sih,,sadis amad nih crita
    ckckck
    lanjutkan author!

  16. Lebaran aku tunggu ff ini kkk~ sukses ya thor yg masih d bawah umur #plak

  17. GD kejam sekali huhuhu TT

    semoga chanmi bisa sama seung selamanya..

    author cepetan ya lanjutannya.

  18. Adu bingung ama seung hyun atau sama jiyong nich endnya membingungkan tp gk mgkn sama seung hyun kan, (?) kan seung hyun kaka’a chanmi…
    Brarti sama jiyong donk… Aduhhh tp jiyong kasar bgt moga dch dia bisa berubahhhh. . .

    Penasaran ama chap selanjutnya. . . Ayo dond capcus jgn lama lama..hahaha *maksa mode on* xD

  19. Hwaaa di sini crt seung ma chanmi”a mengharukan,,eh jiyoung maen”a kasar ih…lanjuttt

  20. Daebakk >< lanjutin lanjut lanjut

  21. dtunggu part 3nya. . .he

  22. Huwa part 3 nya lanjut dong thooooooor~ tp aku lebih suka jalan cerita ff nya daripada nc nya hehehehehehe :p

  23. suerrr sad banget T.T
    Speechless

  24. suer!! gara-gara baca FF ini aku jadi pengen bunuh GD.
    dia jahat sekali..

  25. Hati jadi panas baca perlakuan GD. T_T
    Kasian chanmi,,,
    Author,,, GD nya (‾ʃƪ‾) djaadiin org baek ya,,

  26. Bom park bom bom

    Ibunya chanmi nikah ya ma bokapnya T.O.P ? Haduh lanjutin author Excited ni

  27. pengen tau lanjutannya… XD

  28. Aaaaaah chanmi … Knapa gag mau ma GD???
    Enak aja GD d kata”in. GD kan baek yaaa. Hehehe.

  29. ayo lanjt jgn lma” ne/plakk

    Aku bleh mnta tag chingu?
    Aigo klo ver.aku snang dh nkah ma g.d oppa..
    N pnya oppa kya t.o.p.haha
    Next part lbh Nc ya chingu.hehe
    Nice ff daebak dah!! ^^b

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 115 other followers

%d bloggers like this: